HomeEKONOMIBUMN Sebar Bansos Dua Bulan Antisipasi Harga Pangan Naik

BUMN Sebar Bansos Dua Bulan Antisipasi Harga Pangan Naik

BNI Andrea Bcelli

Jakarta, 28 September 2026 — Pemerintah mengantisipasi dampak kenaikan harga pangan di tingkat konsumen. Bantuan pangan beras akan disebar ke berbagai daerah hingga dua bulan kedepan sebagai respons harga pangan naik.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan harga pangan di pasaran. Penyaluran bantuan pangan menjadi salah satu instrumen yang disiapkan untuk membantu masyarakat sekaligus menekan kenaikan harga.

“Saya rasa kondisi hari ini masih terus kita pantau ya. Jadi bantuan ini, bantuan pangan hari ini juga digelontorkan paling tidak dalam 2 bulan ke depan harapan kita untuk bisa menekan harga,” kata Hanif di Jakarta, dikutip Senin (28/9/2026).

Untuk penyalurannya, pemerintah menugaskan badan usaha milik negara (BUMN) terkait untuk membagikan bantuan pangan kepada masyarakat selama dua bulan ke depan. Perum Bulog menjadi salah satu penerima mandat penyaluran bantuan pangan tersebut.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah menghitung ulang ketahanan pangan dari sejumlah komoditas yang diproduksi di dalam negeri. Evaluasi dilakukan terutama untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino terhadap produksi pangan.

Hanif mengatakan berbagai langkah penanganan akan dibahas dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) untuk mencari solusi atas persoalan pangan, termasuk jika terjadi lonjakan harga.

“Hari ini sedang di-evaluasi dengan detil. Kalau memang ada lonjakan harga yang tidak bisa dikendalikan, maka akan diambil langkah-langkah yang diperlukan di sini. Jadi ini sekali lagi untuk kepentingan bangsa. Tidak ada niat lain,” tuturnya.

 

Karir
BERITA TERKAIT
BNI Andrea Bcelli
- Advertisment -
Karir

POPULER