Jakarta, 24 September 2026 – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mendukung kelancaran mobilitas peserta FIFA ASEAN Cup 2026 melalui layanan Kereta Cepat Whoosh.
Sebagai ajang sepak bola internasional yang mempertemukan berbagai negara, turnamen ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Whoosh sebagai kebanggaan Indonesia kepada pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan pendukung dari berbagai negara.
Tim Thailand, Pakistan, dan tim lainnya telah menggunakan Whoosh dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung. Secara keseluruhan, lebih dari 100 penumpang yang terdiri atas pemain, ofisial tim, dan panitia telah diberangkatkan menggunakan Whoosh, dengan jumlah rombongan pada setiap perjalanan mencapai hingga 40 penumpang.
Selain itu, match officials FIFA yang bertugas dalam pertandingan di Bandung turut menggunakan Whoosh untuk mendukung mobilitas selama turnamen.
“FIFA ASEAN Cup merupakan ajang internasional yang diikuti pemain dan ofisial dari berbagai negara. Kami ingin menjadikan momentum ini untuk memperkenalkan Whoosh sebagai kebanggaan Indonesia yang memiliki layanan berstandar tinggi, cepat, aman, dan nyaman,” ujar
GM Corporate Secretary KCI, Eva Chairunisa dikutip Kamis, (24/9/2026).
KCIC turut mendukung proses pemesanan tiket rombongan bagi pemain, ofisial, panitia, dan perangkat pertandingan. Dukungan diberikan melalui koordinasi dengan penyelenggara, mulai dari pengaturan pemesanan, proses keberangkatan, penanganan barang bawaan, hingga pendampingan rombongan selama berada di stasiun.
KCIC juga mendukung penyediaan helpdesk FIFA ASEAN Cup di stasiun. Helpdesk tersebut membantu memberikan informasi dan mengarahkan rombongan tim, panitia, serta perangkat pertandingan selama menggunakan layanan Whoosh.
Untuk mendukung keamanan dan kelancaran perjalanan rombongan, KCIC berkolaborasi dengan Polres Cimahi di Stasiun Padalarang. Koordinasi dilakukan dalam pengamanan, pengaturan kedatangan, serta perpindahan rombongan dari stasiun menuju kendaraan lanjutan.
“KCIC berkomitmen mendukung kebutuhan perjalanan para pemain, ofisial, dan perangkat pertandingan agar berlangsung aman, nyaman, dan tertib. Pelayanan serta pengamanan di stasiun telah dikoordinasikan agar mobilitas rombongan berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan kepada penumpang reguler,” tutur Eva.





