Jakarta, 17 Oktober 2026 – KAI Logistik meraih penghargaan Sector Champion kategori Logistik dalam ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Selasa (13/10). Selain menjadi yang terbaik di sektor logistik, KAI Logistik menempati peringkat ke-48 dalam daftar Top Danantara Indonesia CX100 BUMN 2026.
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen KAI Logistik dalam meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.
Danantara Indonesia CX100 merupakan model penilaian Customer Experience (CX) yang mengukur kualitas pelayanan BUMN berdasarkan perspektif pelanggan. Penilaian menggunakan kerangka 3E, yaitu Effectiveness (ketepatan layanan), Ease (kemudahan layanan), dan Emotion (kenyamanan pelanggan). Evaluasi dilakukan melalui survei daring, wawancara, diskusi kelompok, serta mystery shopping.
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan KAI Logistik. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas upaya bersama seluruh insan perusahaan dalam menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar kepercayaan tersebut dapat kami jaga dan tingkatkan secara berkelanjutan tentunya dengan semangat semakin melayani,” ujar Yuskal, ditulis Sabtu (17/10).
Ia menambahkan, pengembangan layanan difokuskan pada kemudahan akses, peningkatan proses bisnis, dan pemanfaatan teknologi digital. Perluasan titik layanan, pengembangan bisnis, serta penguatan kapabilitas digital diharapkan menghadirkan layanan logistik yang lebih praktis dan responsif. KAI Logistik juga mengintegrasikan prinsip keberlanjutan untuk mendukung penerapan green logistics.
Komitmen tersebut tercermin dalam hasil survei kepuasan pelanggan Semester I 2026 yang mencapai 4,43 dari skala 5. Peningkatan ini didukung perbaikan pemenuhan kebutuhan pelanggan, kemudahan akses, respons terhadap keluhan, serta aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan (K3L).
“Bagi kami, kualitas layanan tidak berhenti pada pencapaian penghargaan, tetapi harus tercermin dalam pengalaman pelanggan pada setiap proses layanan. Karena itu, masukan pelanggan akan terus menjadi salah satu landasan bagi kami untuk menentukan prioritas perbaikan, baik dalam aspek operasional, digitalisasi, maupun pengembangan layanan yang lebih berkelanjutan,” tutup Yuskal.





