HomeEKONOMIMenkeu Sebut APBN dan Danantara Saudara Kembar Dorong Ekonomi Nasional

Menkeu Sebut APBN dan Danantara Saudara Kembar Dorong Ekonomi Nasional

BNI Andrea Bcelli

Jakarta, 8 Oktober 2026 — Menteri Keuangan Suahasil Nazara memandang peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau sisi fiskal dan Danantara ibarat saudara kembar. Terutama dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional.

Menurut Suahasil, APBN dan Danantara tidak berjalan sebagai dua entitas yang terpisah. Keduanya perlu membangun koordinasi dan sinergi agar dapat bersama-sama mendukung visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Fiskal sama Danantara itu, saudara kembar, kerjanya bareng, sinerginya harus terjadi, komunikasinya harus lancar,” kata Suahasil di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Ia mengatakan kehadiran Danantara menjadi salah satu tonggak penting dalam pengelolaan aset negara. Sejak dibentuk pada 2025, Danantara mendapat mandat untuk mengelola aset BUMN yang merupakan kekayaan negara yang dipisahkan sekaligus meningkatkan kapasitas investasi.

Suahasil menilai optimalisasi aset BUMN melalui Danantara dapat memperkuat peran kekayaan negara dalam menopang perekonomian nasional. Efisiensi dan peningkatan kapasitas investasi diharapkan membuat Danantara dapat bekerja lebih kuat bersama APBN.

“Membentuk Danantara, tingkatkan kapasitas investasi, gabungkan seluruh kekayaan negara yang dipisahkan, gabungkan, sinergikan, buat supaya lebih efisien, sehingga saya yakin nanti Pak Dony akan menguraikan ruang-ruang efisiensi yang membuat Danantara bisa bekerja lebih keras, lebih kuat, bersama APBN,” jelas dia.

Suahasil menekankan bahwa hubungan antara fiskal dan BUMN yang kini berada dalam pengelolaan Danantara sangat erat. Keduanya memiliki fungsi berbeda, tetapi diarahkan untuk mendukung tujuan pembangunan yang sama.

“Makanya tadi saya buka dengan APBN dan Danantara itu, mau dibilang anak kembar boleh, mau dibilang saudara dekat boleh, mau dibilang teman bekerja sejalan boleh. Untuk apa? Untuk mewujudkan visi-visi besar Presiden, untuk mewujudkan visi-visi besar Republik Indonesia,” bebernya.

Sinergi tersebut juga berkaitan dengan bagaimana aset dan investasi BUMN dapat dioptimalkan untuk mendukung perekonomian, sementara APBN tetap menjalankan fungsi fiskal pemerintah.

Karir
BERITA TERKAIT
BNI Andrea Bcelli
- Advertisment -
Karir

POPULER