Jakarta, 23 September 2026 – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus memacu pembangunan proyek Karian Dam–Serpong Water Conveyance System (KSCS) Package 3. Hingga saat ini, progres pelaksanaan proyek yang dikerjakan WIKA telah mencapai 24,67 persen dan ditargetkan selesai pada 3 Agustus 2027.
Proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur strategis nasional yang ditujukan untuk memperkuat sistem transmisi air baku Karian–Serpong. Pembangunan infrastruktur air baku ini juga sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita, khususnya melalui ketahanan air serta pengembangan infrastruktur untuk mendukung pemerataan pembangunan.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin mengungkapkan, KSCS Package 3 nantinya akan menjadi bagian penting dari sistem transmisi air baku Karian–Serpong yang mendukung peningkatan keandalan penyaluran air menuju wilayah pelayanan.
Infrastruktur ini mendukung pengembangan sistem transmisi air baku dari Bendungan Karian ke Instalasi Pengolahan Air Serpong dan empat instalasi pengolahan air cabang lainnya, untuk menyediakan air bersih berkualitas tinggi yang memenuhi standar kualitas air Pemerintah Indonesia.
Kehadiran infrastruktur ini turut menjawab peningkatan permintaan air minum akibat pertumbuhan pesat kota-kota di wilayah timur Banten dan Jakarta, sekaligus mengurangi penarikan air tanah dan penggunaan sumur dalam yang tidak dianjurkan karena dampak lingkungan yang merugikan.
Dalam proyek KSCS Package 3, WIKA menangani sejumlah lingkup pekerjaan utama, meliputi Preparation Work, Soil Work, Pipe Procurement and Installation Work, Crossing Pipe Work, Structural Work, Road and Drainage Work, Miscellaneous Work, serta Mechanical, Electrical, Instrumentation Procurement and Installation Accessories Pipe Work.
Dalam pelaksanaannya, WIKA melibatkan sekitar 90 tenaga kerja dengan penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten, mulai dari safety morning talk (SMT) dan toolbox meeting rutin, safety induction bagi seluruh personel, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai jenis pekerjaan, penerapan permit to work untuk pekerjaan berisiko, hingga inspeksi keselamatan berkala dan pengawasan kepatuhan prosedur kerja.
Untuk pekerjaan pengelasan di area ketinggian akibat diameter pipa 1,8 meter dan dimensi dudukan pipa (bund wall), WIKA menggunakan Welding Habitat berupa platform kerja yang dilengkapi full body harness, sehingga risiko jatuh dari ketinggian dapat dihilangkan.
“Progres pelaksanaan KSCS Package 3 yang saat ini berjalan di atas rencana menunjukkan konsistensi WIKA dalam menjaga mutu, keselamatan, serta ketepatan waktu pelaksanaan proyek,” ungkap Ngatemin.
KSCS Package 3 melengkapi portofolio WIKA di bidang infrastruktur air, yang turut mencakup proyek Reservoir Distribution Center (DC) Semanan pada SPAM Regional Karian–Serpong serta sejumlah proyek transmisi dan pengolahan air lainnya di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui portofolio tersebut, WIKA berperan aktif mendukung program ketahanan air nasional, sekaligus menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di setiap tahapan pelaksanaan proyek.
“WIKA melihat pembangunan KSCS Package 3 sebagai bagian dari kontribusi menghadirkan ketahanan air baku yang mampu menunjang kebutuhan masyarakat di wilayah Banten dan Jakarta secara berkelanjutan,” pungkas Ngatemin.



