Jakarta, 10 September 2026 – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG sedang melaksanakan pemangkasan anak atau streamlining.
Berdasarkan laporan keuangan interim semester I-2026 yang dirilis di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Kamis (10/9/2026), SIG akan melebur tujuh anak usahanya ke dalam PT Semen Indonesia Distributor (SID).
Berikut daftar tujuh anak usaha SIG yang akan dilebur ke SID:
- PT Semen Kupang Indonesia (SKI)
- PT Semen Indonesia International (SII)
- PT Bima Sepaja Abadi (BSA)
- PT Bima Sepaja Abadi Logistik (BSAL)
- PT Sepatim Batamtama (Sepatim)
- PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI)
- PT Sinergi Mitra Investama (SMI).
“Rencana penggabungan tersebut merupakan bagian dari penataan (streamlining) entitas dalam lingkungan Grup dan ditujukan untuk melakukan penataan dan penguatan portofolio usaha agregat dan beton yang terintegrasi,” tulis manajemen SIG.
Perusahaan memastikan merger itu tidak melahirkan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi karyawan di perusahaan yang dilebur ke SID.
Karyawan yang terdampak akan dialihkan langsung ke SID, dan pengakuan masa kerja memperhatikan hak dan kewajiban karyawan.
Selain merger tujuh anak usaha itu, sebelumnya anak usaha SIG juga ada yang melakukan merger, yakni PT Semen Indonesia Beton (SIB), PT Solusi Bangun Beton (SBB), PT Readymix Concrete Indonesia (RCI) ke dalam PT Varia Usaha Beton (VUB). Merger itu telah ditanda tangani pada 21 Agustus 2026 lalu.
Masih dalam bagian streamlining, perusahaan sebelumnya juga melakukan likuidasi atau penutupan enam anak usaha yang sudah tak menjalankan kegiatan usaha. Berikut daftarnya
- PT Aroma Sejahtera Indonesia (ASI)
- PT Aroma Cipta Anugrahtama (ACA)
- PT Ciptanugrah Indonesia (CI)
- PT Energi Makmur Agung Sejahtera (EMAS)
- PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB)
- PT SBI Bangun Nusantara (SBN).
Keenam anak usaha SIG itu telah dilikuidasi secara bertahap, di mana EMAS berlaku seak 22 Mei 2026. Kemudian, ASI, ACA, CI, dan EMAS per 4 Juni 2026. SIIB pada 13 Juli 2026, dan SBN pada 30 Juli 2026.


