HomeHEADLINESarinah Tak Cuma Dikejar Untung, Dony Oskaria Sebut Ada Misi Jaga Produk...

Sarinah Tak Cuma Dikejar Untung, Dony Oskaria Sebut Ada Misi Jaga Produk Lokal

Jakarta, 17 September 2026 – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menegaskan Sarinah tidak hanya dituntut mengejar keuntungan komersial. Perusahaan juga memiliki misi menjaga keberlanjutan produk lokal, budaya, dan keterampilan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Dony saat bertemu dengan Direksi Sarinah di Gedung BP BUMN, Jakarta, pada 15 September 2026.

Menurut Dony, keberhasilan perusahaan tidak selalu dapat diukur dari besarnya kontribusi finansial. Tetapi juga dari dampak dan peran yang dijalankan dalam dalam mendukung masyarakat.

“Kalau Mandiri menyetorkan 50 triliun, itu sama nilainya dengan Sarinah kalau mampu menjalankan misinya dengan baik. Masing-masing kan tidak selalu dinilai dengan uang,” ujar Dony mengutip dari Instagram resmi BP BUMN, Kamis, (17/9/2026).

Dony juga menilai Sarinah memiliki nilai historis yang membuat perusahaan memiliki tanggung jawab lebih luas dari sekadar menjalankan bisnis perdagangan.

“Saya sangat happy dengan perkembangan Sarinah. Insya Allah transformasinya berjalan terus. Bukan itu (untung gede) yang kita cari, tapi ini misinya jauh lebih besar daripada sekadar komersial. Ada historical value,” ujar Dony.

Misi tersebut dijalankan Sarinah melalui dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan Indonesia Timur serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Salah satu bentuk dukungan dilakukan melalui skema pembelian putus. Mekanisme tersebut memberikan kepastian pasar bagi produk lokal sekaligus membantu menjaga keberlanjutan keterampilan tradisional seperti menenun dan membatik.

Selain membuka akses pasar, Sarinah juga memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada pelaku usaha lokal. Pembinaan dilakukan untuk membantu menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha terhadap nilai dan harga karya yang mereka hasilkan.

Sarinah sendiri membawa arah sebagai pusat pengalaman budaya terdepan di Indonesia dengan memadukan perdagangan, kreativitas, dan pengalaman yang inklusif. Peran tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membuka ruang bagi produk lokal untuk berkembang sekaligus menjaga warisan budaya dan keterampilan bangsa.

Dengan arah tersebut, transformasi Sarinah tidak hanya diarahkan pada penguatan kinerja bisnis. Perusahaan juga membawa misi untuk memastikan produk lokal, UMKM, serta budaya dan keterampilan tradisional tetap memiliki ruang untuk tumbuh secara berkelanjutan.

BERITA TERKAIT
- Advertisment -
Karir

POPULER