Home Blog Page 11

Pelindo Perkuat Rantai Pasok Kotawaringin Barat, Pererat Kolaborasi Ekosistem Logistik

0

Jakarta, 16 September 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui anak usahanya Pelindo Terminal Petikemas Bumiharjo, menegaskan komitmen menjaga stabilitas rantai pasok dan kelancaran arus logistik di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan sinergi dengan pengguna jasa, mitra kerja, dan pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Kumai.

Bagi Terminal Peti Kemas (TPK) Bumiharjo, sejalan dengan perayaan Hari Pelanggan Nasional, momentum ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan langsung dari pelaku usaha.

Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar mengungkapkan, kolaborasi yang solid antar-pemangku kepentingan diyakini menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran distribusi logistik yang berdampak langsung pada pergerakan ekonomi daerah.

Ia melanjutkan, TPK Bumiharjo memiliki peran sentral dalam mendukung aktivitas bongkar muat dan distribusi barang logistik melalui Pelabuhan Bumiharjo-Kumai.

“Kelancaran operasional di dalam terminal tidak hanya berdampak pada indikator kinerja pelabuhan, tetapi merupakan urat nadi yang memastikan arus barang dan kebutuhan esensial masyarakat bergerak secara efektif dan berkesinambungan,” ungkap Akhmad Fajar dalam keterangannya dikutip, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, peran sentral dan komitmen menjaga operasional tersebut tecermin langsung dari kinerja positif perusahaan. Tercatat, arus peti kemas di TPK Bumiharjo telah mencapai 30.626 TEUs, mengalami peningkatan lebih dari 6 persen dibandingkan capaian pada tahun 2025 yang berada di angka 28.846 TEUs.

Tren positif ini sekaligus menjadi indikator menggeliatnya aktivitas perdagangan dan ekonomi di wilayah Kotawaringin Barat. Sebagai penyedia layanan, TPK Bumiharjo juga bersikap terbuka terhadap masukan dari pelanggan.

Adapun, langkah proaktif Pelindo mendapat apresiasi dari para pelaku industri pelayaran dan tenaga kerja pelabuhan. Ketua DPC Indonesian National Shipowners Association (INSA) Kotawaringin Barat, Majekur Arajak, menilai hubungan kemitraan yang transparan sangat krusial dalam menghadapi dinamika logistik di lapangan.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin baik dengan TPK Bumiharjo. Melalui momentum Hari Pelanggan ini, kami berharap komunikasi yang solid dapat terus dipertahankan, sehingga berbagai tantangan operasional di lapangan dapat diselesaikan,” pungkas Majekur Arajak.

Selaraskan Risiko Bisnis dan Keberlanjutan, HK Petakan Perencanaan TJSL Lintas Anak Perusahaan

0
  • Pengintegrasian nilai-nilai keberlanjutan ke dalam alur bisnis menjadi pilar utama perseroan dalam mengeksekusi penugasan infrastruktur nasional secara bertanggung jawab

JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) memperkuat komitmen penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penyelenggaraan Workshop & Focus Group Discussion (FGD) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berlangsung pada Kamis–Jumat (10–11/9) di Habitare Rasuna, Jakarta. Agenda strategis tersebut diselenggarakan guna menyelaraskan perencanaan program TJSL dengan pemetaan risiko operasional sekaligus merumuskan roadmap serta Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) TJSL Perusahaan Tahun 2027. Langkah ini sekaligus menjadi turunan operasional dari visi baru perusahaan, Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer, yang menempatkan keberlanjutan bukan sebagai program pendamping, melainkan sebagai bagian dari proses bisnis perseroan.

Pj. Executive Vice President (EVP) Human Capital Hutama Karya, Alfa Haga Rachmady, mengungkapkan pengintegrasian nilai-nilai keberlanjutan ke dalam alur bisnis menjadi pilar utama perseroan dalam mengeksekusi penugasan infrastruktur nasional secara bertanggung jawab. Menurutnya, masuknya unsur sustainable ke dalam visi perusahaan menuntut TJSL bergerak dari pendekatan karitatif menuju perencanaan yang terukur dan menyatu dengan strategi bisnis.

“Pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada kualitas fisik konstruksi, melainkan harus memberikan dampak sosial positif dan menjaga kelestarian lingkungan secara terukur. Melalui perencanaan TJSL yang terintegrasi, perseroan memastikan setiap program penciptaan nilai bersama (Creating Shared Value) mampu memitigasi risiko operasional sekaligus meningkatkan izin sosial untuk beroperasi (social license to operate),” ujar Alfa.

Pelatihan yang mengacu pada standar ISO 26000 dan kerangka kerja ESG tersebut membekali para peserta dengan metodologi penyusunan flagship program, pemetaan isu materialitas, hingga penyusunan laporan Grand Design TJSL yang akuntabel. Melalui pendekatan mitigasi risiko yang komprehensif, program TJSL dirancang agar tidak sekadar bersifat kegiatan sosial sesaat, melainkan berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal serta pengawasan dampak lingkungan di sekitar kawasan operasional proyek. Penyeragaman metodologi ini sejalan dengan tahapan transformasi perusahaan menuju standar global, yang menuntut konsistensi cara kerja di seluruh segmen bisnis termasuk pada fungsi keberlanjutan.

Agenda ini diikuti secara intensif oleh 28 peserta perwakilan unit kerja pusat serta enam anak perusahaan dan Special Purpose Vehicle (SPV) Hutama Karya—termasuk PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), PT Hakaaston (HKA), PT HK Realtindo (HKR), PT Hutama Marga Waskita (HMW), PT Hutama Mambelim Trans Papua (HMTP), dan PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL). Keterlibatan seluruh anak perusahaan menjadi penanda bahwa keberlanjutan diposisikan sebagai agenda grup, bukan agenda satu unit kerja. Berkolaborasi dengan PT Olahkarsa Inovasi Indonesia sebagai mitra fasilitator ahli, sinergi lintas fungsi ini dibentuk untuk membangun pemahaman yang seragam dalam penyusunan database dan RKA TJSL yang terstruktur di seluruh wilayah operasional perseroan.

Penyelarasan perencanaan TJSL lintas unit ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan serta memperkuat penerimaan sosial masyarakat terhadap keberadaan proyek-proyek strategis yang digarap perseroan. Kehadiran program pemberdayaan yang tepat sasaran diproyeksikan mampu mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat, memperkuat kolaborasi bersama pemangku kepentingan daerah, serta menciptakan lingkungan operasional yang aman dan kondusif.

Langkah nyata perseroan dalam memantapkan tata kelola TJSL ini menjadi wujud dukungan terhadap Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023, sekaligus menyelaraskan agenda Asta Cita Pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan. Komitmen ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs Nomor 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDGs Nomor 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDGs Nomor 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDGs Nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Dengan demikian, penyusunan roadmap dan RKA TJSL 2027 menjadi salah satu perangkat perseroan dalam menerjemahkan visi keberlanjutannya ke dalam praktik operasional sehari-hari.

 

ITDC Kembali Raih Bali Tourism Awards 2026, The Nusa Dua Diakui atas Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat

0
  • Sebagai kawasan pariwisata terintegrasi, The Nusa Dua terus mengembangkan ekosistem yang menghubungkan aktivitas akomodasi, MICE, rekreasi, ruang publik, serta berbagai fasilitas pendukung dalam satu kawasan.

The Nusa Dua, Bali, 15 September 2026 – The Nusa Dua kembali mendapat pengakuan atas konsistensinya sebagai kawasan pariwisata yang mengintegrasikan kualitas destinasi dengan prinsip keberlanjutan dan penciptaan manfaat bagi masyarakat. Pada ajang XI Edition Bali Tourism Awards 2026, kawasan pariwisata yang dikembangkan dan dikelola PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) tersebut meraih “Bali Leading Sustainable Tourism – Economic Utilization for Local Communities.”

Penghargaan yang diselenggarakan pada Senin (14/9) di Bali Beach Convention Center at The Meru Sanur, The Nusa Dua, menjadi pengakuan kedua secara berturut-turut bagi The Nusa Dua dalam ajang Bali Tourism Awards. Sebelumnya, pada 10th Bali Tourism Awards 2025, The Nusa Dua meraih kategori “Bali Leading Sustainable Tourism – Destination Management.”

Dua penghargaan tersebut menunjukkan konsistensi The Nusa Dua dalam menghadirkan tata kelola destinasi yang tidak hanya menjaga kualitas kawasan dan pengalaman wisatawan, tetapi juga memperhatikan keterkaitan pariwisata dengan lingkungan serta masyarakat di sekitar kawasan.

*General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika*, mengatakan, penghargaan tahun ini memiliki arti penting karena menyoroti aspek pemanfaatan ekonomi bagi komunitas lokal sebagai bagian dari keberlanjutan destinasi.

“Bagi kami, keberlanjutan bukan hanya bagaimana menjaga lingkungan dan kualitas kawasan, tetapi juga bagaimana aktivitas pariwisata menciptakan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha di sekitar destinasi. Pengakuan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memastikan bahwa pertumbuhan The Nusa Dua berjalan seiring dengan terciptanya nilai ekonomi dan sosial yang lebih luas,” ujar Agus.

Menurut Agus, pencapaian yang diraih merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur dalam ekosistem The Nusa Dua, mulai dari tenant dan pelaku industri pariwisata, masyarakat desa penyangga, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Sebagai kawasan pariwisata terintegrasi, The Nusa Dua terus mengembangkan ekosistem yang menghubungkan aktivitas akomodasi, MICE, rekreasi, ruang publik, serta berbagai fasilitas pendukung dalam satu kawasan. Pendekatan tersebut diperkuat dengan penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional kawasan, termasuk pengelolaan lingkungan dan limbah, transportasi ramah lingkungan, pemanfaatan energi baru dan terbarukan, serta peningkatan kualitas ruang publik.

Nilai-nilai Tri Hita Karana juga menjadi bagian dari pendekatan ITDC dalam menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan lingkungan, sesama, dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali.

“Raihan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan perlu ditempatkan sebagai bagian dari cara destinasi dikelola, bukan sekadar sebagai inisiatif tambahan. Kami melihat keberlanjutan sebagai salah satu fondasi untuk menjaga daya saing The Nusa Dua dalam jangka panjang, sekaligus memastikan kawasan tetap relevan bagi wisatawan, industri, masyarakat, dan mitra usaha,” tambah Agus.

*Memperkuat Daya Saing Destinasi*

Pengakuan melalui Bali Tourism Awards 2026 turut memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai salah satu kawasan pariwisata premium Indonesia dengan pengalaman panjang dalam pengelolaan destinasi terintegrasi.
Dengan pengalaman lebih dari lima dekade, ITDC terus mengembangkan perannya sebagai master developer and asset manager yang mengelola kawasan tidak hanya dari sisi infrastruktur dan fasilitas, tetapi juga melalui penciptaan ekosistem pariwisata yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Konsistensi itu menjadi semakin penting di tengah meningkatnya tuntutan industri pariwisata global terhadap destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman berkualitas sekaligus menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab.

Agus menambahkan, pengakuan tersebut juga menjadi momentum bagi The Nusa Dua untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga kualitas dan daya saing kawasan.

“Kami tidak melihat penghargaan ini sebagai titik akhir, tetapi sebagai validasi bahwa arah yang kami tempuh sudah berada di jalur yang tepat. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi dan kolaborasi agar The Nusa Dua mampu memberi pengalaman yang berkualitas sekaligus menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Agus.

 

Dony Oskaria Minta Adhi Karya Serahkan 2.400 Unit LRT City ke Pembeli

0

Jakarta, 15 September 2026 – Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mendorong penyesaian masalah serah terima unit apartemen LRT City.

LRT City dibangun oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (kode saham: ADCP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Untuk itu, Adhi Karya diminta menuntaskan kewajiban serah terima sekitar 2.400 unit yang hingga kini belum diterima oleh pembeli.

Dony menegaskan penyelesaian persoalan tersebut tidak boleh menimbulkan kerugian bagi konsumen, khususnya masyarakat yang membeli rumah untuk pertama kalinya.

“Tidak boleh merugikan konsumen. Itu dasar daripada penyelesaian kita bahwa tidak boleh merugikan konsumen. Karena konsumennya tidak salah, apalagi kalau orang-orang yang itu membeli rumah, rumah pertamanya. Karena ini adalah kesalahan daripada pihak kita secara internal,” kata Dony dikutip Selasa, (15/9/2026).

Berdasarkan pemetaan Adhi Karya, dari sekitar 5.400 unit yang telah terjual, sebanyak 3.000 unit telah diserahterimakan kepada konsumen. Sementara itu, masih terdapat sekitar 2.400 unit yang belum dapat diserahterimakan dan tersebar di sejumlah proyek LRT City.

Untuk menentukan langkah penyelesaian, Danantara akan berdialog dengan perwakilan konsumen dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. Pertemuan tersebut akan membahas sejumlah opsi penyelesaian bagi konsumen yang belum menerima unit.

Selain itu, Adhi Karya diminta menyusun perhitungan biaya penyelesaian proyek serta rencana bisnis yang komprehensif. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan setiap opsi penyelesaian memiliki dasar perhitungan yang jelas, baik melalui penyelesaian pembangunan maupun pengembalian dana konsumen.

Dony menegaskan persoalan tersebut harus segera memiliki penyelesaian konkret dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Bagaimanapun kan ini harus diselesaikan. Nggak mungkin apa nanti merugikan konsumen kita kan. Jadi bagi saya ini harus diselesaikan, baik itu penyelesaian apakah nanti kita mengembalikan atau kita membangun. Itu harus diselesaikan itu instruksi dari saya ya, mau ini dibayarin direfund dulu, ini harus diselesaikan. Bukan berarti itu dibiarin mangkrak begitu,” ujar Dony.

Penyaluran SPHP Jagung Capai 66,05 Persen, Bulog Kejar Sisa 81,9 Ribu Ton

0

Jakarta, 15 September 2026 – Perum Bulog mencatat realisasi penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung mencapai 159.318 ton hingga September 2026.  Jumlah tersebut setara 66,05 persen dari target penyaluran tahun ini sebesar 241.199 ton.

Sementara itu, realisasi penyaluran tercatat rata-rata 259.650 kilogram per hari. Dengan capaian tersebut, masih terdapat sekitar 81.881.350 kilogram atau 81,9 ribu ton jagung yang harus disalurkan untuk memenuhi target SPHP Jagung 2026.

Pelaksanaannya mengacu pada Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 16 Tahun 2026 tentang Penugasan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2026 serta Surat Badan Pangan Nasional Nomor 494/TS.02.02/B/04/2026 mengenai pelaksanaan penyaluran SPHP Jagung di tingkat konsumen.

“Realisasi SPHP Jagung yang telah mencapai lebih dari 66 persen menunjukkan program ini terus berjalan dan dimanfaatkan oleh peternak,” ujar Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan resmi, Selasa, (15/9/2026).

Di tengah realisasi tersebut, sambung Rizal, pemerintah juga menambah penyaluran SPHP jagung pakan sebanyak 150.000 ton hingga Desember 2026.

Kebijakan itu merupakan salah satu kesimpulan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan mengenai Pengelolaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Tahun 2026 yang digelar pada 7 September 2026.

Tambahan penyaluran tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan peternak skala menengah dan UMKM, terutama untuk mengantisipasi potensi penurunan produksi jagung akibat kondisi kemarau.

“Dengan adanya kebijakan penyaluran tambahan 150.000 ton hingga Desember 2026, Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah dan memastikan jagung pakan tersedia serta dapat diakses oleh peternak sesuai ketentuan,” ujar Rizal.

Menurut Ahmad Rizal, penguatan SPHP Jagung diperlukan karena biaya pakan menjadi salah satu komponen utama dalam kegiatan usaha peternakan. Ketersediaan jagung pakan dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha peternak.

Bulog selanjutnya akan berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, koperasi, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penyaluran SPHP Jagung berjalan efektif dan tepat sasaran hingga akhir 2026.

Melihat Transformasi KCI Setelah 18 Tahun Beroperasi

0

Jakarta, 15 September 2026 – PT KAI Commuter atau KCI memperingati usia ke-18 tahun. Operator KRL Commuter Line Jabodetabek itu terus mencatatkan pertumbuhan signifikan sebagai tulang punggung transportasi publik masa kini.

Pada 2010, KCI yang awalnya berdiri dengan nama PT Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) hanya melayani 127 penumpang per tahun.

Kemudian, pada 2025, jumlah penumpang tercatat melonjak menjadi 400 pengguna per tahun. Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi mengatakan KCI melayani rata-rata 1,4 juta pengguna setiap hari saat ini.

“Langkah ini juga menjadi tonggak penting yang menandai komitmen perusahaan untuk melayani masyarakat melalui cakupan wilayah yang lebih luas,” kata Purnomo dikutip dari keterangan resmi.

Di sisi lain, Purnomo juga menyampaikan bahwa saat ini layanan Commuter Line telah berekspansi jauh ke berbagai wilayah penyangga, melayani mobilitas masyarakat di Merak, Bandung Raya, Kutoarjo, Yogyakarta hingga Palur, dan Surabaya.

Ekspansi ini juga mencakup layanan Commuter Line Basoetta yang terintegrasi untuk menghubungkan pusat kota Jakarta langsung dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Jangkauan jaringan KAI Commuter kini membentang melintasi 213 stasiun yang terbagi ke dalam lima wilayah operasional. Demi memastikan setiap perjalanan dapat dimulai dengan kesiapan sarana yang maksimal, operasional kereta didukung oleh lima depo utama serta sebelas PUKRL (Pos Urusan Kereta Listrik).

“Di fasilitas inilah seluruh sarana perkeretaapian diperiksa, dirawat, dan dipersiapkan secara ketat setiap harinya,” ucap Purnomo.

Dalam rangka HUT ke-18 ini, KCI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menerapkan penggunaan Reverse Vending Machine (RVM) di lima stasiun Commuter Line Jabodetabek.

Dengan penggunaan RVM ini KAI Commuter berkomitmen untuk menindaklanjuti program keberlanjutan dalam mendukung pelestarian lingkungan. Terutama menjaga dari bahaya sampah kemasan botol plastik yang dihasilkan oleh pengguna selama menggunakan Commuter Line.

“Pengguna akan mendapatkan poin 100 untuk setiap botol plastik yang bisa ditukarkan dengan saldo melalui KMT untuk pembayaran tiket Commuter Line,” ujar Purnomo.

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Catat Tanggalnya!

0

Jakarta, 15 September 2026 — Pemerintah resmi menetapkan jadwal hari libur nasional dan cuti bersama untuk tahun 2027. Ada total 26 hari libur sepanjang 2027 tahun depan.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 1205 Tahun 2026, Nomor 3 Tahun 2026, dan Nomor 2 Tahun 2026. SKB tersebut ditandatangani Menteri Agama Nasaruddin Umar; Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli; serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini pada 15 September 2026.

Aturan itu menetapkan 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama sepanjang 2027.  Jadwal tersebut menjadi acuan bagi instansi pemerintah maupun sektor swasta dalam mengatur hari kerja.

Adapun pada 1 Ramadan 1448 Hijriah, Idulfitri 1448 Hijriah, dan Iduladha 1448 Hijriah masih ditetapkan melalui keputusan Menteri Agama.

 

Daftar Libur Nasional 2027

Berikut jadwal hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah:

• Jumat, 1 Januari 2027: Tahun Baru 2027 Masehi

• Selasa, 5 Januari 2027: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

• Sabtu, 6 Februari 2027: Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili

• Senin, 8 Maret 2027: Hari Suci Nyepi, Tahun Baru Saka 1949

• Rabu-Kamis, 10-11 Maret 2027: Hari Raya Idulfitri 1448 Hijriah

• Jumat, 26 Maret 2027: Wafat Yesus Kristus

• Minggu, 28 Maret 2027: Hari Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)

• Sabtu, 1 Mei 2027: Hari Buruh Internasional

• Kamis, 6 Mei 2027: Kenaikan Yesus Kristus

• Senin, 17 Mei 2027: Hari Raya Iduladha 1448 Hijriah

• Kamis, 20 Mei 2027: Hari Raya Waisak 2571 BE

• Selasa, 1 Juni 2027: Hari Lahir Pancasila

• Minggu, 6 Juni 2027: Tahun Baru Islam 1449 Hijriah

• Minggu, 15 Agustus 2027: Maulid Nabi Muhammad SAW

• Selasa, 17 Agustus 2027: Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

• Sabtu, 25 Desember 2027: Kelahiran Yesus Kristus (Natal)

• Minggu, 26 Desember 2027: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

 

Daftar Cuti Bersama 2027

Selain hari libur nasional, pemerintah juga menetapkan delapan hari sebagai cuti bersama. Jadwalnya adalah:

 

• Jumat, 5 Februari 2027: Tahun Baru Imlek 2578 Kongzili

• Selasa, Jumat, dan Senin, 9, 12, dan 15 Maret 2027: Hari Raya Idulfitri 1448 Hijriah

• Kamis, 25 Maret 2027: Wafat Yesus Kristus

• Selasa, 18 Mei 2027: Hari Raya Iduladha 1448 Hijriah

• Rabu, 19 Mei 2027: Hari Raya Waisak 2571 BE

• Jumat, 24 Desember 2027: Kelahiran Yesus Kristus (Natal)

Ketentuan Pelaksanaan Cuti Bersama

Pelaksanaan cuti bersama memiliki ketentuan berbeda bagi ASN dan pekerja di sektor swasta. Cuti bersama bagi ASN mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, sedangkan pengaturan bagi pekerja di perusahaan swasta ditetapkan oleh pimpinan masing-masing perusahaan.

Cuti bersama juga diperhitungkan sebagai bagian dari hak cuti tahunan pegawai atau pekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, sektor yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti rumah sakit, fasilitas kesehatan, layanan listrik dan air, telekomunikasi, pemadam kebakaran, keamanan, perbankan, serta transportasi, tetap perlu mengatur jadwal kerja dan penugasan pegawainya selama libur nasional maupun cuti bersama.

Dengan penetapan tersebut, masyarakat dapat menggunakan jadwal 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama sebagai acuan untuk menyusun agenda kerja, perjalanan, maupun kegiatan keluarga sepanjang 2027.

 

Tiba di Palue, KMP Inerie II Bawa Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Bencana

0

Jakarta, 15 September 2026 – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus mengoptimalkan peran konektivitas penyeberangan dalam mendukung mobilisasi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah tiba di Maumere pada Sabtu (12/9), KMP Inerie II melanjutkan pelayaran menuju Pulau Palue dan tiba pada Minggu (13/9) untuk membawa serta menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa tibanya KMP Inerie II di Palue menjadi bagian penting dari upaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang membutuhkan.

“KMP Inerie II telah tiba di Palue dengan membawa bantuan kemanusiaan dari Surabaya maupun tambahan bantuan yang dihimpun di Maumere. Bagi kami, perjalanan ini bukan sekadar memindahkan bantuan dari satu wilayah ke wilayah lain, tetapi bagaimana konektivitas yang kami miliki dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit,” ujar Heru.

Sebelumnya, KMP Inerie II bertolak dari Surabaya pada Rabu (9/9) pukul 14.50 WIB dengan membawa berbagai bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di NTT. Kapal kemudian tiba di Maumere pada Sabtu (12/9) pukul 05.20 WITA.

Maumere menjadi titik transit sebelum KMP Inerie II melanjutkan perjalanan menuju Palue. Selama berada di Maumere, dilakukan koordinasi dan persiapan sekaligus penambahan berbagai bantuan dari sejumlah pihak untuk turut dimobilisasi menuju Palue.

Dari Maumere, KMP Inerie II kemudian melanjutkan perjalanan menuju Palue pada Minggu (13/9) sekitar pukul 11.00 WITA dan tiba pada pukul 16.15 WITA. Dengan demikian, bantuan kemanusiaan yang dibawa dari Surabaya serta tambahan bantuan yang dihimpun di Maumere berhasil dimobilisasi hingga ke Palue melalui rangkaian perjalanan laut.

Dalam pelaksanaannya, bantuan yang dibawa KMP Inerie II mencakup berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak, antara lain beras, mi instan, minyak goreng, gula, air mineral, makanan dan minuman, perlengkapan bayi dan anak, pakaian, selimut, tikar, perlengkapan kebersihan, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan personal lainnya.

Sementara itu, selama transit di Maumere, turut dimobilisasi tambahan bantuan berupa berbagai kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, kebutuhan bayi, serta air bersih.

Dalam proses mobilisasi bantuan dari Maumere menuju Palue, ASDP juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain relawan NTT Peduli, Kepolisian, Pemerintah Daerah Maumere, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperlancar mobilisasi bantuan dan memastikan dukungan dapat menjangkau masyarakat terdampak.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mendukung proses mobilisasi bantuan kemanusiaan, mulai dari keberangkatan dari Surabaya, transit di Maumere, hingga tiba di Palue. Sinergi berbagai pihak diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendukung percepatan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di NTT,” jelas Windy.

Sebagai bagian dari ekosistem konektivitas nasional, ASDP berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya mendukung mobilitas dan distribusi logistik, konektivitas ASDP juga dioptimalkan untuk memperkuat respons kemanusiaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

HKI Perkuat Reputasi Infrastruktur Berkelanjutan melalui Capaian Tiga Penghargaan IQSA 2026

0
  • Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan pengendalian risiko, memperkuat pemantauan kinerja, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

Jakarta – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) kembali menorehkan prestasi dalam penerapan Quality, Health, Safety, Security, Environment (QHSSE) dan prinsip keberlanjutan dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE & Sustainability Award (IQSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Business Asia Indonesia di Jakarta pada Jumat (28/8).

Pada ajang tersebut, HKI berhasil meraih dua penghargaan kategori perusahaan, yakni The Best QHSE Integrated Management and Safety Culture 2026 serta The Best QHSE Digital Transformation and Resilience Infrastructure Operations yang diterima oleh Direktur Utama HKI Tomy Herlambang. Selain itu, Fu’ad Izzatur Rahman selaku Kepala Departemen QHSSE HKI turut memperoleh penghargaan individu The Best VP QHSE Leadership in Sustainable Infrastructure Industry 2026.

Direktur Utama HKI, Tomy Herlambang menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat penerapan QHSSE sebagai bagian yang terintegrasi dalam setiap aktivitas bisnis dan pembangunan infrastruktur.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen seluruh Insan HKI dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan mutu, keselamatan, kesehatan kerja, dan kepedulian terhadap lingkungan. Bagi HKI, QHSSE bukan hanya menjadi standar yang harus dipenuhi, tetapi merupakan bagian penting dalam memastikan setiap proses pembangunan berjalan aman, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujarnya.

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menorehkan prestasi dalam penerapan Quality, Health, Safety, Security, Environment (QHSSE) dan prinsip keberlanjutan dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE & Sustainability Award (IQSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Business Asia Indonesia di Jakarta pada Jumat (28/8). Dok: HKI

Lebih lanjut, Direktur Utama HKI menyampaikan, transformasi digital juga terus diperkuat untuk mendukung pengelolaan QHSSE yang semakin efektif dan adaptif terhadap perkembangan industri konstruksi. Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan pengendalian risiko, memperkuat pemantauan kinerja, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.

“Ke depan, HKI akan terus memperkuat inovasi, digitalisasi, dan budaya keselamatan untuk memastikan setiap pembangunan yang edilakukan memiliki standar kualitas yang tinggi dan memberikan manfaat berkelanjutan,” tutupnya.

Penghargaan IQSA 2026 diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang menunjukkan dedikasi, komitmen, dan pencapaian dalam penerapan QHSSE serta pembangunan berkelanjutan. Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri Independen melalui sejumlah indikator kinerja, antara lain performa keselamatan kerja, kepatuhan audit, serta berbagai inisiatif proaktif dalam pengelolaan QHSSE.

Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional Menuju Keberlanjutan Ekonomi”, IQSA 2026 menekankan pentingnya penguatan budaya mutu, keselamatan, dan keberlanjutan sebagai fondasi dalam mendukung kemajuan industri nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Pencapaian ini semakin mendorong perusahaan untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan praktik pembangunan infrastruktur yang mengedepankan kualitas, keselamatan, inovasi, dan keberlanjutan di seluruh kegiatan operasional perusahaan.

Komitmen ini sejalan dengan Asta Cita ke-3 Presiden, dalam memperkuat pembangunan infrastruktur nasional, meningkatkan konektivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

 

Sucofindo Buka Lowongan Kerja September 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar

0

Jakarta, 15 September 2026 – Holding BUMN Jasa Survey (ID Survey), PT Sucofindo (Persero) membuka kesempatan kerja bagi talenta yang ingin bergabung dengan perusahaan jasa inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, dan verifikasi tersebut.

Rekrutmen kali ini mencakup sejumlah posisi dengan penempatan di Kantor Pusat, Cabang Jakarta, hingga wilayah Sandai, Kabupaten Ketapang. Informasi rekrutmen tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi PT Sucofindo (Persero).

Selain membuka posisi Operation Coordinator – ISPO, Sucofindo juga membuka 2 posisi lagi, yaitu Inspector 2, dan Analyst. Ketiga posisi tersebut merupakan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Proyek, dengan lokasi dan persyaratan yang berbeda sesuai kebutuhan pekerjaan.

Secara umum, PT Sucofindo (Persero) menetapkan sejumlah persyaratan bagi calon pelamar. Pelamar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) serta bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah kerja PT Sucofindo (Persero).

Selain itu, pelamar tidak boleh pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai suatu instansi pemerintah maupun swasta.

Calon pelamar juga dipersyaratkan tidak memiliki hubungan keluarga dengan pegawai perusahaan, baik sebagai kakak-adik kandung, tiri maupun angkat, serta orang tua-anak kandung, tiri maupun angkat.

PT Sucofindo menegaskan bahwa hanya kandidat yang memenuhi persyaratan yang akan dipanggil untuk mengikuti tahapan seleksi.

Pada posisi Inspector 2 sebagai PTT Proyek dengan penempatan di PT Sucofindo (Persero) Cabang Jakarta. Posisi tersebut membutuhkan kandidat dengan pendidikan minimal S1 Teknik Mesin atau Teknik Metalurgi dan IPK minimal 3,00.

Posisi Inspector 2 terbuka bagi fresh graduate atau lulusan baru, meskipun kandidat yang memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun di bidang yang relevan akan lebih diutamakan. Salah satu persyaratan khusus yang perlu diperhatikan adalah kandidat harus memiliki sertifikasi B (Welding Inspector atau NDT (MT/PT) Level 2 & UT). Selain itu, pelamar harus dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani.

Batas waktu penerimaan lamaran untuk posisi Inspector 2 ditetapkan hingga 18 September 2026.

Posisi lainnya yang ditawarkan adalah Analyst, yang merupakan PTT Proyek dengan penempatan di Sandai, Kabupaten Ketapang. Posisi ini ditujukan bagi kandidat yang memiliki latar belakang pendidikan S1 Kimia, dengan lulusan S1 Kimia Murni lebih diutamakan.

Untuk posisi Analyst, PT Sucofindo mengutamakan kandidat yang memiliki pengalaman di bidang mineral dan batubara. Kendati demikian, kesempatan tetap terbuka bagi fresh graduate atau lulusan baru untuk melamar posisi tersebut.

Dari sisi kompetensi, kandidat Analyst harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mampu bekerja secara individu maupun dalam tim. Pelamar juga dituntut memiliki sikap disiplin dan teliti serta mampu bekerja dengan target waktu yang telah ditentukan.

Mengingat posisi tersebut berkaitan dengan pekerjaan operasional di lokasi proyek, kandidat Analyst juga harus mampu bekerja di bawah tekanan operasional site. Selain itu, pelamar diharapkan mempunyai pemahaman dasar terkait QA/QC Laboratorium serta Keselamatan Kerja (HSE/K3). Batas akhir penerimaan lamaran untuk posisi Analyst adalah 16 September 2026.

PT Sucofindo menyediakan formulir pengisian calon pegawai melalui kanal karier resminya di www.sucofindo.co.id/karir-pt-sucofindo-persero/. Pelamar disarankan memastikan informasi mengenai posisi, persyaratan, dan tahapan seleksi melalui kanal resmi perusahaan sebelum mengirimkan lamaran.

Dalam pengumumannya, PT Sucofindo juga memberikan peringatan mengenai potensi penipuan dalam proses rekrutmen. Perusahaan menegaskan bahwa kandidat yang memenuhi persyaratan akan dihubungi melalui email resmi, sementara informasi resmi mengenai rekrutmen hanya disampaikan melalui website dan media sosial resmi PT Sucofindo (Persero).

PT Sucofindo juga menegaskan bahwa perusahaan tidak melakukan pungutan biaya dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. Perusahaan juga tidak menjanjikan pengembalian dana untuk akomodasi, transportasi, konsumsi, maupun keperluan lainnya. Karena itu, masyarakat dan calon pelamar diminta berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan PT Sucofindo dalam proses perekrutan dan menawarkan permintaan pembayaran tertentu.

Bagi pencari kerja yang tertarik, kesempatan ini dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan pengalaman profesional melalui proyek PT Sucofindo (Persero), khususnya di bidang inspeksi, sertifikasi, industri kelapa sawit, laboratorium, serta mineral dan batubara.

Namun, pelamar tetap perlu mencocokkan latar belakang pendidikan, pengalaman, sertifikasi, dan kemampuan yang dimiliki dengan persyaratan masing-masing posisi sebelum melakukan pendaftaran.