Home Blog Page 13

SUCOFINDO Buka Lowongan Operation Coordinator, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

0

Jakarta, 14 September 2026 – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa inspeksi, pengujian, sertifikasi, pelatihan, dan konsultansi (TIC – Testing, Inspection, Certification), PT Superintending Company of Indonesia (SUCOFINDO) kembali membuka lowongan kerja bagi masyarakat untuk bergabung dan berkarier di perusahaan.

Kali ini, lowongan kerja dibuka oleh SBU Perdagangan, Industri dan Kelautan untuk posisi Operation Coordinator – ISPO.

Posisi tersebut akan ditempatkan di Kantor Pusat SUCOFINDO di Jakarta. Kandidat yang terpilih juga harus bersedia apabila sewaktu-waktu mendapatkan penugasan ke luar kota.

Secara umum, pelamar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Selain itu, kandidat tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai di instansi pemerintah maupun swasta.

SUCOFINDO juga menetapkan ketentuan terkait hubungan keluarga. Pelamar tidak diperkenankan memiliki hubungan keluarga dengan pegawai perusahaan dalam hubungan kakak-adik kandung, tiri atau angkat maupun orang tua-anak kandung, tiri atau angkat.

Untuk mengikuti proses seleksi, kandidat harus memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan. SUCOFINDO menegaskan hanya kandidat yang memenuhi persyaratan yang akan dipanggil untuk mengikuti tahapan seleksi.

Adapun untuk posisi Operation Coordinator – ISPO, kandidat diwajibkan memiliki pendidikan minimal Strata 1 (S1) dari jurusan Agribisnis, Kehutanan/Lingkungan, Perkebunan, Pertanian atau Hukum. Pelamar juga harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.

SUCOFINDO mengutamakan kandidat yang memiliki pengalaman di bidang perkebunan kelapa sawit minimal satu tahun. Pengalaman tersebut menjadi salah satu nilai tambah mengingat posisi yang ditawarkan berkaitan dengan operasional Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Kandidat juga diharapkan memahami proses bisnis ISPO maupun Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), termasuk proses registrasi, pengajuan sertifikasi, audit dan berbagai proses terkait lainnya.

Selain itu, pelamar harus memiliki pemahaman mengenai regulasi dan kebijakan ISPO serta memahami rantai pasok kelapa sawit. Kandidat juga dituntut memiliki kemampuan untuk menerjemahkan proses bisnis ke dalam kebutuhan aplikasi.

Dari sisi kemampuan interpersonal, SUCOFINDO mencari kandidat yang memiliki kemampuan komunikasi dan koordinasi yang baik. Kemampuan menggunakan perangkat lunak Microsoft Office, terutama Microsoft Excel dan PowerPoint, juga menjadi salah satu persyaratan.

Bagi masyarakat yang memenuhi kualifikasi dan tertarik mengikuti proses rekrutmen tersebut, lamaran dapat disampaikan melalui tautan rekrutmen yang disediakan SUCOFINDO.

Batas waktu penerimaan lamaran ditetapkan hingga 15 September 2026. Kandidat disarankan memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum mengirimkan lamaran.

Untuk informasi atau pertanyaan lebih lanjut mengenai proses rekrutmen, calon pelamar dapat menghubungi alamat email jazaan.aufa@sucofindo.co.id atau patricia.sukma@sucofindo.co.id. Jawaban atas pertanyaan akan diberikan paling lambat 1×24 jam setelah pertanyaan diterima.

SUCOFINDO juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen perusahaan.

Dalam keterangannya, SUCOFINDO menegaskan bahwa perusahaan hanya menerima lamaran melalui situs resmi E-Rekrutmen SUCOFINDO. Perusahaan juga hanya mengundang kandidat yang memenuhi persyaratan melalui email resmi.

Selain itu, SUCOFINDO menegaskan tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun selama proses rekrutmen. Perusahaan juga tidak menjanjikan pengembalian biaya akomodasi, transportasi, konsumsi maupun biaya lainnya kepada kandidat.

Masyarakat pun diimbau untuk waspada terhadap pihak-pihak yang meminta sejumlah uang atau menawarkan jaminan kelulusan dalam lowongan kerja yang disediakan SUCOFINDO.

Demi Pertumbuhan Berkelanjutan, Brantas Abipraya Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

0

Jakarta, 14 September 2026 – PT Brantas Abipraya (Persero) terus memperkuat penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut kembali mendapat pengakuan melalui ajang TOP GRC Awards 2026. Brantas Abipraya meraih empat penghargaan yang mencerminkan penerapan GRC di tingkat perusahaan maupun jajaran pimpinan dan Dewan Komisaris.

Empat penghargaan tersebut terdiri atas TOP GRC Awards 2026 #5 Star untuk PT Brantas Abipraya (Persero), The Most Committed GRC Leader 2026 untuk Direktur Utama Agung Fajawanto, The High Performing Finance & Risk Management Director on GRC 2026 untuk Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Suradi, serta The High Performing Boards of Commissioners on GRC 2026 untuk Dewan Komisaris PT Brantas Abipraya (Persero).

Pencapaian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap konsistensi Brantas Abipraya dalam menerapkan GRC melalui penguatan sistem dan infrastruktur GRC serta implementasi Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, dan kepatuhan sebagai bagian dari proses bisnis perusahaan.

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, mengatakan bahwa penguatan GRC merupakan bagian penting dalam memastikan setiap proses bisnis berjalan dengan tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang terukur, serta kepatuhan yang konsisten.

“Empat penghargaan ini menjadi apresiasi atas penerapan GRC di Brantas Abipraya sekaligus pengingat untuk terus melakukan penguatan. Bagi kami, GRC bukan sekadar memenuhi aspek compliance, tetapi menjadi fondasi dalam mengambil keputusan yang terukur, mengelola risiko, dan menjaga keberlanjutan bisnis,” ujar Dian, ditulis Senin (14/9/2026).

Menurut Dian, penerapan GRC yang efektif tidak cukup hanya ditempatkan sebagai fungsi pengawasan dan pelaporan. GRC perlu menjadi bagian yang terintegrasi dengan proses bisnis sehingga dapat memberikan perspektif dalam setiap pengambilan keputusan perusahaan.

Integrasi antara tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan proses bisnis menjadi penting untuk memastikan keputusan perusahaan dilakukan secara prudent sekaligus mampu merespons berbagai dinamika dan peluang bisnis.

“GRC harus hadir dalam proses bisnis sejak awal. Dengan tata kelola yang kuat, pengelolaan risiko yang terukur, dan kepatuhan yang konsisten, kami ingin memastikan setiap keputusan bisnis tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga memberikan nilai dan menjaga keberlanjutan perusahaan ke depan,” jelas Dian.

Penguatan GRC di Brantas Abipraya juga tidak terlepas dari peran aktif jajaran pimpinan perusahaan. Pengakuan terhadap Direktur Utama sebagai The Most Committed GRC Leader 2026, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Dewan Komisaris menunjukkan pentingnya keterlibatan pimpinan dalam membangun budaya tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan.

Keterlibatan pimpinan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tone from the top, sehingga penerapan GRC tidak berhenti pada kebijakan dan prosedur, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas perusahaan.

Bagi Brantas Abipraya, GRC juga berperan dalam memastikan pertumbuhan bisnis tetap berjalan dengan pengelolaan risiko yang baik serta berada dalam koridor tata kelola dan kepatuhan. Dengan pendekatan tersebut, GRC tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme kontrol, tetapi juga menjadi bagian dari proses strategis dalam menentukan arah dan kualitas keputusan bisnis.

Dian menambahkan bahwa pengakuan yang diterima perusahaan bukan merupakan titik akhir, melainkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kematangan penerapan GRC di lingkungan Brantas Abipraya.

“Kami melihat penghargaan ini sebagai bagian dari perjalanan untuk terus meningkatkan maturity GRC Brantas Abipraya. Ke depan, kami akan terus mendorong agar GRC semakin terintegrasi dengan strategi dan proses bisnis, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penciptaan nilai perusahaan,” tambahnya.

TOP GRC Awards 2026 mengusung tema “Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC”. Tema tersebut menekankan pentingnya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi perusahaan, tata kelola, pengambilan keputusan, manajemen risiko, kepatuhan, proses bisnis, budaya organisasi, serta pemanfaatan data dan teknologi.

Sejalan dengan arah tersebut, Brantas Abipraya terus mendorong penerapan GRC yang semakin terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Penguatan tersebut diharapkan mampu mendukung perusahaan dalam menghadapi dinamika industri konstruksi sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

“Melalui penerapan GRC yang konsisten, Brantas Abipraya berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas pengelolaan risiko, dan memastikan kepatuhan menjadi bagian dari budaya perusahaan. Dengan demikian, GRC tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban, tetapi menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, menciptakan nilai, dan mendukung kontribusi terhadap pembangunan perekonomian nasional,” tutup Dian.

BNI Private Dinobatkan sebagai Best Private Bank in Indonesia 2026

0

Jakarta, 12 September 2026 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui BNI Private meraih penghargaan The Best Private Bank in Indonesia dalam ajang The Asset Triple A Private Capital Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Asset.

Penghargaan tersebut diterima oleh General Manager BNI Hong Kong Farid Faraitody dalam seremoni yang digelar di Four Seasons Hotel Grand Ballroom, Hong Kong. Capaian tersebut memperkuat pengakuan terhadap kapabilitas BNI dalam mengembangkan layanan wealth management dan private banking bagi nasabah.

SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya BNI dalam mengembangkan BNI Private untuk menjawab kebutuhan nasabah high-net-worth individuals (HNWI).

“Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan bagi BNI sekaligus menjadi pengakuan atas upaya dan komitmen kami dalam mengembangkan layanan BNI Private. Pencapaian ini juga tidak terlepas dari kepercayaan nasabah dan mitra serta dedikasi seluruh tim BNI dalam memberikan layanan yang semakin baik bagi nasabah,” ujar Steven dalam keterangan tertulis.

Melalui semangat Beyond Wealth, BNI Private tidak hanya berfokus pada pengelolaan aset finansial, tetapi juga berupaya menjadi mitra nasabah dalam merencanakan dan menjaga kekayaan serta legacy lintas generasi.

Kinerja BNI Private juga menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Agustus 2026, dana tabungan nasabah BNI Private tumbuh 51% secara tahunan (Year-on-Year/YoY), sementara assets under management (AUM) meningkat 18% YoY dan jumlah nasabah bertambah 10% YoY.

Pertumbuhan bisnis wealth management BNI juga terjadi di berbagai segmen nasabah seiring transformasi layanan digital. Melalui wondr by BNI, nasabah dapat mengakses dan melakukan transaksi berbagai instrumen investasi secara digital dalam satu aplikasi.

Hingga Agustus 2026, jumlah nasabah new to investment meningkat 63% YoY. Transaksi reksa dana tumbuh 187%, dengan volume transaksi meningkat 71% dan mendorong pertumbuhan AUM reksa dana sebesar 115% YoY.

Menurut Steven, pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengelolaan kekayaan dan investasi yang mudah diakses serta sesuai dengan tujuan finansial masing-masing nasabah.

Penguatan bisnis wealth management tersebut juga sejalan dengan arah transformasi BNI sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia. BNI terus memperkuat kapabilitas bisnis, layanan digital, dan jaringan internasional untuk meningkatkan daya saing serta menghadirkan layanan keuangan yang semakin komprehensif bagi berbagai segmen nasabah.

Transformasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BNI menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, serta memperkuat kontribusi perseroan terhadap perekonomian nasional.

Penghargaan The Asset Triple A Private Capital Awards 2026 juga menjadi bagian dari momentum delapan dekade perjalanan BNI dalam melayani masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI akan terus memperkuat layanan wealth management, kapabilitas digital, serta jaringan internasional untuk mendukung kebutuhan nasabah dalam mengelola dan mengembangkan kekayaan secara berkelanjutan.

Pemerintah Cicil Utang Proyek Kereta Cepat Rp 1 Triliun per Tahun

0

Jakarta, 11 September 2026 — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah akan mencicil utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh sekitar Rp1 triliun per tahun. Besaran cicilan tersebut dimungkinkan setelah pemerintah merestrukturisasi utang dengan memperpanjang tenor pembayaran hingga 80 tahun.

Purbaya menjelaskan, restrukturisasi dilakukan dengan merentangkan pembayaran utang Whoosh hingga 80 tahun. Cicilan tahunan diperkirakan berada di kisaran Rp 1 triliun, meskipun nominalnya dapat berbeda dari tahun ke tahun.

“80-90 (tahun) tapi di-stretch 80 tahun sudah ada cicilannya. Satu atau sedikit ribuan satu dari tahun ke tahun satu triliun, ada yang tinggi,” ujar Purbaya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, dikutip Jumat (11/9/2026).

Dengan skema tersebut, beban pembayaran utang Whoosh dinilai tidak sebesar yang sebelumnya dibayangkan. Purbaya bahkan mengatakan generasi saat ini tidak perlu terlalu memikirkan pelunasan utang proyek tersebut.

“Iya kita sudah mati, santai saja. Jadi tidak semengerikan yang dibayangkan sebelumnya karena utangnya sudah direstrukturisasi,” ucapnya.

Seiring dengan restrukturisasi tersebut, pemerintah juga menata kewajiban dan aset Whoosh melalui skema pengelolaan khusus. Kementerian Keuangan akan terlibat dalam pengelolaan tersebut melalui badan khusus yang berada di bawah kementerian.

Pemerintah sebelumnya sempat mempertimbangkan penggunaan dua Special Mission Vehicle (SMV) bersama Indonesia Investment Authority (INA) untuk mengelola kewajiban proyek tersebut. Namun, setelah mempertimbangkan besaran cicilan, pemerintah menilai satu SMV sudah cukup.

“Ternyata cicilannya enggak gede-gede amat, seharusnya sih satu SMV aja, satu SMV cukup,” kata dia.

Purbaya menegaskan pemerintah akan memilih struktur pengelolaan yang paling efisien dengan mempertimbangkan skema pembayaran utang yang telah direstrukturisasi. Bentuk pengelolaan juga akan disesuaikan dengan besaran kewajiban tahunan proyek kereta cepat tersebut.

 

BP BUMN dan Danantara Dorong Pertamina Genjot Produksi LNG Dalam Negeri

0

Jakarta, 11 September 2026 – Badan Pengaturan BUMN dan Danantara Indonesia, mendorong PT Pertamina (Persero) untuk meningkatkan produksi Liquefied Natural Gas (LNG) dalam negeri sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dorongan tersebut diungkapkan langsung Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, dalam pertemuan di Wisma Danantara, Kamis (10/9/2026). Pertamina sendiri disebut telah menyampaikan bahwa kebutuhan LNG diproyeksikan semakin dominan setelah 2025. Pada 2029, porsi LNG diperkirakan akan mencapai lebih dari 50 persen dari keseluruhan pasokan gas.

Dony menilai peningkatan kemampuan memasok LNG dari dalam negeri menjadi hal penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor.

“Yang paling penting ada progres. Artinya, kalau kebutuhan kita 50 persen, kita sudah bisa suplai dari dalam negeri,” ujar Dony dalam keterangannya dikutip, Jumat (11/9/2026).

Selain LNG, Pertamina juga tengah mengembangkan jaringan gas (jargas) dan compressed natural gas (CNG) yang akan disalurkan langsung ke rumah-rumah masyarakat. Salah satu skema yang dikembangkan melalui mother station CNG ditargetkan dapat menyalurkan pasokan gas hingga melayani sekitar 12.000 rumah.

Dony mengapresiasi pengembangan jargas dan CNG tersebut yang dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan ketergantungan Indonesia terhadap LPG impor.

Penguatan produksi LNG dalam negeri serta pengembangan jargas dan CNG menjadi bagian dari langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi domestik.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap energi berbasis gas, tetapi juga menekan kebutuhan impor dan memperkuat kemandirian energi nasional.

“Ini bisa menurunkan ketergantungan secara signifikan. Kombinasi antara jargas dan CNG ini luar biasa. Dampaknya terhadap kita signifikan, terutama untuk mengurangi impor dan ketergantungan kita terhadap LPG” pungkas Dony.

Pertamina Bidik Streamlining 118 Perusahaan pada 2026

0

Jakarta, 11 September 2026 – PT Pertamina (Persero) membidik penyederhanaan terhadap 118 perusahaan melalui program streamlining sepanjang 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pertamina menyederhanakan struktur usaha agar lebih efisien dan fokus.

Hingga kuartal II 2026, Pertamina telah melakukan streamlining terhadap 31 perusahaan. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 48 perusahaan hingga September 2026.

Secara keseluruhan, Pertamina telah memangkas sekitar 139 anak usaha sebagai bagian dari program penyederhanaan struktur grup. Perkembangan program tersebut dilaporkan Pertamina dalam pertemuan dengan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria.

Salah satu fokus penyederhanaan diarahkan pada sektor hulu. Berbagai entitas usaha di sektor tersebut akan dikonsolidasikan ke dalam satu entitas utama sehingga tidak lagi terdapat banyak entitas hulu dengan struktur dan birokrasi yang terpisah.

Dony menilai konsolidasi diperlukan untuk menciptakan organisasi yang lebih sederhana sekaligus mengurangi rantai birokrasi yang tidak diperlukan.

“Jadi, ke depan tidak perlu lagi ada banyak entitas seperti Hulu Rokan, Hulu RIK, dan Hulu lainnya. Itu hanya menambah birokrasi yang panjang. Maunya cukup satu konsolidasi dalam satu PT saja,” ujar Dony, mengutip dari akun Instagram resmi BP BUMN, Jumat (11/9/2026).

Dony menegaskan proses streamlining dan transformasi BUMN harus dilakukan secara fundamental dan terencana. Menurutnya, penyederhanaan struktur perusahaan juga harus menghasilkan perubahan budaya kerja yang lebih profesional dan berorientasi pada kinerja.

“Proses streamlining dan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN ini memang kita lakukan secara fundamental dan terencana. Ekspektasi pemerintah terhadap kita begitu tinggi, sehingga kita tidak punya banyak waktu. You’re in or you’re out,” ujar Dony.

Karena itu, Dony mendorong Pertamina menyelesaikan seluruh proses transformasi secara cepat sekaligus memastikan setiap langkah dilakukan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi perusahaan.

Program streamlining Pertamina menjadi bagian dari agenda transformasi BUMN untuk membangun struktur perusahaan yang lebih sederhana, efisien, dan fokus. Konsolidasi entitas diharapkan dapat memperpendek rantai birokrasi dan memperkuat fokus bisnis Pertamina.

Dapat Investment Grade dari S&P, INALUM Siapkan Pendanaan Proyek Aluminium

0

Jakarta, 11 September 2026 – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional rating ‘BBB-‘ dengan Outlook stabil dari S&P Global Ratings.

Pencapaian ini menjadikan peringkat internasional investment-grade bagi INALUM sekaligus milestone yang sangat penting dalam memperkuat kredibilitas INALUM di pasar keuangan domestik dan internasional untuk mendukung pertumbuhan INALUM kedepannya.

Dalam laporannya yang diterbitkan pada tanggal 7 September 2026 S&P Global Ratings menilai posisi strategis INALUM dalam Grup MIND ID dan kuatnya dukungan Pemerintah melalui MIND ID terhadap INALUM.

S&P Global Ratings juga memandang INALUM memiliki peran penting sebagai penggerak hilirisasi bauksit dan pengembangan rantai nilai aluminium nasional, sejalan dengan agenda strategis MIND ID untuk memperkuat industri mineral dan logam terintegrasi di Indonesia.

Keterkaitan yang erat dengan MIND ID, baik secara strategis maupun finansial, turut memperkuat profil kredit INALUM dan mendukung keberlanjutan pengembangan bisnis serta investasi perusahaan.

Ilustrasi Alumina yang diproduksi oleh Inalum. [Dok Inalum].

Outlook stabil mencerminkan ekspektasi S&P Global Ratings terhadap keberlanjutan kinerja operasional dan arus kas INALUM, serta konsistennya dukungan MIND ID dalam menopang peran strategis INALUM bagi pengembangan industri aluminium nasional.

Pencapaian rating internasional tersebut melengkapi penguatan profil kredit INALUM di pasar domestik. Pada Agustus 2026, PEFINDO juga meningkatkan peringkat INALUM satu tingkat dari idAA-/Stable menjadi idAA/Stable setelah INALUM mempertahankan peringkat idAA-/Stable selama tiga tahun sebelumnya.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita mengatakan, apa yang telah dicapai saat ini, menjadi pengakuan sekaligus momentum bagi perusahaan untuk terus memperkuat fundamental bisnis dan menjalankan transformasi industri aluminium nasional secara berkelanjutan.

“Investment grade ini merupakan pengakuan sekaligus tanggung jawab bagi INALUM untuk terus menjaga kinerja perusahaan secara prudent dan berkelanjutan. Di tengah agenda ekspansi dan hilirisasi, kami akan memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya mengejar skala tetapi tetap dibangun di atas fundamental operasional yang kuat, disiplin finansial, dan tata kelola yang baik dan kuat,” ujar Melati di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Pemeringkatan internasional dan peningkatan peringkat domestik tersebut berlangsung pada saat INALUM tengah mempersiapkan peningkatan kebutuhan pendanaan untuk mendukung berbagai proyek hilirisasi aluminium pada periode 2026–2029.

Dalam penilaiannya, S&P Global Ratings turut menyoroti struktur biaya operasional INALUM yang kompetitif. Perusahaan tercatat mampu beroperasi pada kuartil pertama kurva biaya global, dibandingkan rata-rata industri pada tahun 2026.

Efisiensi tersebut didukung oleh pasokan sumber energi hidro yang stabil serta integrasi sumber bahan baku domestik. Keunggulan biaya ini dinilai menjadi salah satu kekuatan kredit INALUM sekaligus memberikan daya tahan bagi perusahaan dalam menghadapi dinamika harga aluminium global.

S&P Global Ratings juga menyoroti pemanfaatan pembangkit listrik tenaga air yang membuat smelter INALUM yang tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon, tetapi juga mendukung profitabilitas dan efisiensi biaya produksi INALUM.

Saat ini INALUM mengoperasikan smelter aluminium primer dengan kapasitas produksi sekitar 275 ribu ton per tahun. Melalui kepemilikan mayoritas di PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), INALUM telah berhasil mengatasi ketergantungan impor bahan baku alumina.

BAI mengoperasikan Smelter-Grade Alumina Refinery 1 (SGAR 1) di Mempawah, Kalimantan Barat, dengan kapasitas sekitar 1 juta ton alumina per tahun.

Memperkuat Rantai Nilai Aluminium Nasional
S&P Global Ratings menilai posisi strategis INALUM dalam integrasi Grup MIND ID dan hilirisasi aluminium memberikan landasan kuat bagi dukungan berkelanjutan dari induk perusahaan.

Peran tersebut semakin diperkuat melalui pengembangan SGAR 2 dan Smelter Aluminium 2 (Smelter 2) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional yang memperkuat integrasi rantai nilai aluminium nasional.

Pengembangan proyek-proyek tersebut juga didukung oleh pemegang saham utama, baik melalui kemitraan strategis maupun dukungan permodalan, yang mencerminkan pentingnya proyek tersebut bagi penguatan industri aluminium nasional.

Adapun pengembangan proyek INALUM meliputi SGAR 2 dan Smelter 2. Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional. SGAR 2 direncanakan menambah kapasitas produksi alumina sekitar 1 juta ton per tahun, sehingga akan meningkatkan menjadi dua kali lipat kapasitas alumina yang ada.

Adapun Smelter 2 dirancang dengan kapasitas produksi sekitar 600 ribu ton aluminium per tahun, sehingga total kapasitas smelter aluminium primer INALUM akan meningkat lebih dari tiga kali lipat kapasitas saat ini. Pengembangan proyek-proyek tersebut juga berpotensi meningkatkan kapasitas dan potensi pendapatan INALUM secara signifikan hingga 2030.

Kondisi industri yang positif diperkirakan akan mendukung kinerja INALUM dalam satu hingga dua tahun ke depan. Harga aluminium diperkirakan tetap suportif seiring kondisi pasokan global yang ketat, sementara stabilnya volume penjualan dari smelter eksisting akan turut menopang pertumbuhan EBITDA perusahaan.

Ke depan, INALUM akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, disiplin finansial dan keunggulan operasional. Melalui pengembangan rantai nilai aluminium yang semakin terintegrasi, INALUM berkomitmen memperkuat daya saing industri nasional, mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia secara berkelanjutan.

“Dengan dukungan MIND ID, kami akan terus memperkuat rantai nilai aluminium nasional dari hulu ke hilir. Pengembangan SGAR 2 dan Smelter 2 tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas tetapi juga untuk memperkuat kemandirian bahan baku, daya saing industri aluminium nasionan serta menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia,” pungkas Melati.

GRC Terintegrasi dengan Operasional Pelabuhan, IPC TPK Raih Dua Penghargaan

0

Jakarta, 11 September 2026 – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mengintegrasikan Governance, Risk, and Compliance (GRC) dengan operasional pelabuhan. Penerapan ini mengantarkan IPC TPK meraih dua penghargaan TOP GRC Awards 2026 yang diselenggarakan Majalah Top Business.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang yang mengusung tema “Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC”.  Salah satu penghargaan yang diterima IPC TPK adalah predikat TOP GRC Awards Stars 4.

Predikat Bintang 4 tersebut menunjukkan sistem, infrastruktur, dan implementasi GRC di lingkungan IPC TPK dinilai mampu mendukung keberhasilan strategi bisnis perusahaan.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti atas penerapan GRC yang dilakukan secara terintegrasi di lingkungan perusahaan.

“Penghargaan ini merupakan representasi dari langkah nyata seluruh insan IPC TPK dalam menerapkan prinsip Governance, Risk, dan Compliance secara terintegrasi di setiap lini operasi kami,” ujar Daniel dalam keterangan resmi, Jumat (10/9/2026).

Melalui penerapan GRC, IPC TPK berupaya memitigasi risiko bisnis secara proaktif sekaligus memastikan aktivitas bongkar muat dan layanan pelabuhan tetap mengedepankan standar operational excellence yang efisien, aman, dan berwawasan lingkungan.

TOP GRC Awards merupakan kegiatan corporate awarding tahunan di bidang Governance, Risk and Compliance yang diselenggarakan Majalah Top Business bersama para mitra dan pemangku kepentingan GRC.

Kegiatan tersebut memadukan proses penilaian, wawancara penjurian, apresiasi, benchmarking, serta pembelajaran untuk mendorong peningkatan kualitas dan efektivitas implementasi GRC pada perusahaan-perusahaan Indonesia. Total peserta yang mengikuti ajang tersebut mendekati 200 perusahaan.

Daniel bilang IPC TPK akan terus menyelaraskan strategi GRC dengan inisiatif keberlanjutan perusahaan. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga kualitas layanan logistik pelabuhan sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Ke depannya, IPC TPK akan terus menyelaraskan strategi GRC dengan inisiatif keberlanjutan kami, sehingga perusahaan dapat memberikan layanan logistik pelabuhan yang optimal sekaligus membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Daniel.

Tak Cuma Jalan Tol, Jasa Marga Kembangkan Ekosistem dan Bisnis Prospektif

0

Jakarta, 11 September 2026 – PT Jasa Marga Tbk menegaskan posisinya sebagai pemain utama industri jalan tol nasional dengan optimalisasi jaringan dan portofolio jalan tol, serta pengembangan sumber pertumbuhan baru. Perusahaan berkode saham JSMR ini juga terus melakukan pengembangan ekosistem di sepanjang koridor jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, pengembangan tersebut diarahkan untuk membentuk new value pools dari aset dan koridor yang dimiliki.

Salah satu bentuk pengembangan ekosistem tersebut adalah transformasi Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) melalui Travoy Rest. Pengembangan rest area merupakan bagian dari upaya memperluas fungsi koridor jalan tol.

Selain mendukung kebutuhan perjalanan, keberadaan rest area dapat menjadi ruang bagi aktivitas ekonomi, termasuk memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM dan produk lokal.

Rivan melanjutkan, pihaknya juga mengembangkan sejumlah lini bisnis prospektif di luar bisnis utama seperti building management, advertising dan utilitas, serta pengembangan Transit Oriented Development (TOD) dan Toll Corridor Development (TCD).

“Kami melihat setiap bagian dari koridor jalan tol memiliki potensi untuk menciptakan nilai. Rest area, misalnya, tidak hanya kami lihat sebagai fasilitas pendukung perjalanan, tetapi juga sebagai ruang yang dapat mempertemukan kebutuhan pengguna dengan aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkap Rivan dalam keterangannya dikutip, Jumat (11/9/2026).

Pengembangan ekosistem tersebut diperkuat melalui inovasi teknologi, antara lain melalui sistem Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang menjadi pusat integrasi pengelolaan informasi lalu lintas dan kondisi jalan secara real-time. Di saat yang sama, aplikasi Travoy merangkum seluruh kebutuhan perjalanan pengguna ke dalam satu platform digital praktis.

Memasuki Semester II-2026, Jasa Marga berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan antara akselerasi konektivitas infrastruktur dan ketahanan neraca keuangan. Melalui disiplin alokasi modal (CapEx discipline), stabilitas arus kas, serta pemanfaatan teknologi di setiap lini.

Seluruh langkah perusahaan diarahkan untuk memastikan pertumbuhan bisnis tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pengguna jalan tol dan masyarakat.

Sebagai informasi, Jasa Marga berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja positif pada Semester I-2026. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp10,31 triliun, tumbuh 7,6 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pendapatan tol sebesar Rp9,5 triliun dan pendapatan usaha lain sebesar Rp798,2 miliar.

Selain itu, salah satu kekuatan utama Jasa Marga terletak pada skala jaringan yang dimiliki. Hingga 30 Juni 2026, Jasa Marga memiliki 36 konsesi dengan total panjang 1.736 km dan telah mengoperasikan sekitar 1.294 km jalan tol yang merepresentasikan sekitar 42 persen dari total jalan tol yang beroperasi di Indonesia.

“Ke depan, kami ingin memastikan setiap investasi dan pengembangan yang dilakukan Jasa Marga memberikan kontribusi optimal terhadap pertumbuhan sekaligus menciptakan manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.

BTN Buka Lowongan, Posisi Fixed Income Trading Specialist

0

Jakarta, 11 September 2026 – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) membuka kesempatan berkarier untuk posisi Fixed Income Trading Specialist. Posisi ini cocok untuk profesional berpengalaman di bidang treasury dan fixed income yang ingin mengembangkan karier di industri perbankan.

Adapun persyaratan dan kualifikasi posisi tersebut antara lain, pendidikan minimal S1 dari universitas terkemuka di Indonesia, memiliki Sertifikasi Treasury Dealer aktif, minimal Level 5 (Basic). Lalu, memiliki pengalaman minimal 5 tahun sebagai Treasury Dealer, memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik.

Diutamakan memiliki pengalaman berpartisipasi dalam proses migrasi atau implementasi Treasury System.

Batas pendaftarannya hanya sampai hari ini, 11 September 2026. Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui situs resmi btn.id/btnrecruitment.

Pastikan seluruh data dan dokumen lamaran sudah dipersiapkan sebelum batas akhir pendaftaran.