Home Blog Page 15

Semua Bandara InJourney Airports Kembali Beroperasi Penuh Pasca Penutupan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

0

Jakarta, 10 September 2026 – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, memastikan proses pemulihan dan normalisasi operasional bandara yang sempat terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau terus berjalan optimal.

Setelah sebelumnya delapan bandara mengalami penutupan sementara sejak 6 September 2026 akibat sebaran abu vulkanik, termasuk empat bandara yang dikelola InJourney Airports, seluruh bandara tersebut kini kembali beroperasi secara penuh dengan tetap mengedepankan asepek keselamatan dan kesiapsiagaan pelayanan kepada penumpang.

Menurut data 5-8 September, dampak operasional tercatat di empat bandara yang dikelola oleh InJourney Airports yaitu Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Raden Inten II.

Secara keseluruhan, sebanyak 4.174 penerbangan terdampak yang berimplikasi pada perjalanan 455.754 penumpang. Dari keempat bandara tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat dampak operasional paling signifikan.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan bahwa sejak awal penanganan erupsi Gunung Anak Krakatau, keselamatan dan keamanan penumpang menjadi landasan utama setiap keputusan operasional.

Operasional delapan Bandara yang dikelola InJourney mulai normal pasca erupsi gunung anak krakatau. [Dok InJourney]

“Keselamatan dan keamanan penumpang senantiasa menjadi prioritas utama kami. Setiap keputusan operasional dilakukan berdasarkan asesmen menyeluruh dan pemantauan berkala, dengan mempertimbangkan kondisi abu vulkanik, hasil paper test, serta informasi dan rekomendasi dari BMKG, AirNav Indonesia, VAAC Darwin, regulator, dan otoritas penerbangan. Di saat yang sama, kami terus memastikan kesiapsiagaan pelayanan kebandarudaraan dan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sesuai standar yang dipersyaratkan,” ujar Maya di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Setelah melalui rangkaian asesmen dan pemeriksaan keselamatan, Bandara Soekarno-Hatta kembali beroperasi pada 8 September 2026 pukul 00.30 WIB. Bandara-bandara terdampak lainnya juga dibuka secara bertahap. Hasil pengujian BMKG menunjukkan area bandara telah dinyatakan negatif dari paparan abu vulkanik.

Selama periode penutupan bandara melalui InJourney Airports mengimplementasikan berbagai strategi mitigasi guna menjaga konektivitas penerbangan nasional dan meminimalkan dampak terhadap mobilitas masyarakat. Salah satu langkah utama adalah dengan melakukan pengalihan penerbangan ke sejumlah bandara alternatif, seperti Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Juanda Surabaya, dan Bandara Kertajati.

Sementara, Bandara Kertajati menerima sejumlah penerbangan domestik maupun internasional yang dialihkan dengan dukungan konektivitas lanjutan menuju Jakarta melalui layanan DAMRI dan Whoosh. Sementara itu, YIA dipersiapkan sebagai bandara alternatif untuk melayani pesawat berbadan lebar dengan dukungan transportasi darat.

“Sebagai holding yang mengintegrasikan ekosistem aviasi dan pariwisata, peran kami bukan hanya memastikan bandara dapat kembali beroperasi, tetapi juga memastikan perjalanan masyarakat tetap terhubung. Ketika suatu bandara harus ditutup demi keselamatan, kami mengoptimalkan jaringan bandara lain beserta konektivitas transportasi darat agar mobilitas masyarakat tetap terjaga,” jelas Maya.

Hadirkan Service Recovery Activation (SRA)

Operasional delapan Bandara yang dikelola InJourney mulai normal pasca erupsi gunung anak krakatau. [Dok InJourney]

Di sisi pelayanan, InJourney Airports mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) untuk mendukung penumpang selama periode gangguan operasional. Berbagai layanan yang diberikan meliputi penyediaan shuttle bus gratis di Bandara Soekarno Hatta, penyediaan makanan dan minuman ringan, area peristirahatan tambahan agar penumpang yang terdampak memiliki ruang yang lebih nyaman untuk beristirahat, posko siaga untuk pelayanan penumpang di setiap bandara.

Seluruh layanan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya bagi penumpang yang memenuhi ketentuan pelayanan. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama maskapai untuk memastikan penumpang memperoleh informasi sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan kembali beroperasinya seluruh bandara, InJourney memfokuskan untuk optimalisasi kualitas pelayanan dan penguatan kesiapsiagaan operasional guna memastikan kelancaran serta kenyamanan perjalanan penumpang.

Berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, BMKG, AirNav Indonesia, maskapai, otoritas bandar udara, dan seluruh pemangku kepentingan, InJourney juga terus memantau kondisi ruang udara dan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Meski operasional penerbangan telah kembali berjalan, prinsip kehati-hatian tetap diterapkan mengingat sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti dinamika aktivitas vulkanik dan arah angin.

“Memasuki fase recovery dan normalisasi, fokus kami adalah mengurai seluruh dampak operasional dan mendukung mobilitas masyarakat kembali normal. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat pengguna jasa kami atas kesabaran dan pengertiannya selama operasional penerbangan mengalami penghentian sementara. Bersama InJourney Airports, kami akan terus hadir di lapangan, memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholders serta memastikan proses pemulihan berjalan optimal serta memastikan setiap perjalanan penumpang dapat berlangsung dengan rasa aman dan nyaman,” tutup Maya.

Freeport Buka Lowongan Kerja, Ada 17 Posisi Buat Fresh Graduate

0

Jakarta, 8 September 2026 – PT Freeport Indonesia membuka kesempatan berkarir bagi para lulusan baru maupun yang sudah memiliki pengalaman di bidang perusahaan tambang tersebut.

PT. Freeport Indonesia tergabung dalam Holding Industri Pertambangan Indonesia atau MIND ID, bersama dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum), PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia sebagai anggota holding.

Mengutip website resminya, PT Freeport Indonesia membuka sebanyak 17 posisi bagi para lulusan baru dan 74 posisi bagi yang telah berpengalaman

Bagi pada Fresh Graduate Program (FGP) tersedia sejumlah posisi yahg akan ditempatkan di wilayah Papua. Antara lain, Architectural Engineering Tembagapura, Civil Engineering Tembagapura, Electrical Engineering Tembagapura, Engineering Physics Tembagapura, Central Papua, Indonesia, Industrial Engineering Tembagapura, Mechanical Engineering Tembagapura, Occupational Health and Safety Tembagapura, dan Telecommunications Engineering Tembagapura, Central Papua, Indonesia.

Sementara untuk bagi yang telah berpengalaman, sejumlah posisi akan ditempatkan di Papua, dan Jakarta.

Pendaftaran paling lambat 11 September 2026. Masyarakat juga perli berhati-hati terhadap segala bentuk jenis penipuan, karena lowongan ini gratis tidak ada biaya dalam bentuk apapun.

Siap-siap, Warga Usia 17 Tahun Otomatis Kantongi KTP dan Rekening Bank BUMN

0

Jakarta, 10 September 2026 — Pemerintah menyiapkan kebijakan semua warga yang genap berusia 17 tahun tak hanya mendapat kartu tanda penduduk (KTP) tapi juga rekening bank BUMN. Rekening ini juga bisa jadi jalur penyaluran bantuan sosial (bansos).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan warga berusia 17 tahun otomatis dapat KTP dan rekening bank itu jadi mandat Presiden Prabowo Subianto. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) akan menyiapkan rekening tersebut.

“Begitu mereka usianya 17 tahun, langsung otomatis dikasih KTP dan dikasih rekening koran. Dan rekening koran ini berbasis kepada dua (anggota) Himbara, yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Simposium Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), dikutip Kamis (10/9/2026).

Rekening tersebut nantinya akan diisi dana awal sebesar Rp 50.000 untuk setiap orang. Pemerintah memastikan dana tersebut tidak boleh dipotong oleh pihak perbankan.

“Selain rekening koran, itu pemerintah tentu akan memberikan biaya untuk mengisi rekening itu di angka Rp 50.000 per orang. Jadi langsung rekeningnya terisi, dan rekening terisi itu tidak boleh dipotong oleh perbankan,” kata Airlangga.

Untuk ini, pemerintah menyiapkan anggaran sekitsr Rp 11 triliun, dengan asumsi kebutuhan sekitar 200 juta orang. Pemerintah juga menyiapkan regulasi agar saldo Rp 50.000 tadi tak bisa dipotong oleh bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta menyusun aturannya.

“Jadi artinya perbankan enggak boleh, kita kan kalau taruh rekening ada biaya-biaya disedotin terus. Nah khusus yang ini nggak boleh disedot,” tegasnya.

Selain untuk transaksi, rekening tersebut nantinya juga akan digunakan sebagai sarana penyaluran bantuan sosial (bansos). Pemerintah berharap penyaluran bantuan dapat dilakukan langsung ke rekening masing-masing penerima.

“Kemudian berikutnya juga bansos disalurkan melalui rekening yang satu tersebut. Jadi dengan demikian betul-betul bisa berjalan dari rekening perbankan atau dari Menteri Keuangan bisa langsung ke rekening individu masing-masing,” kata Airlangga.

BNI Salurkan Masker hingga Obat-obatan bagi Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

0

Jakarta, 10 September 2026 – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyalurkan bantuan kesehatan bagi masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan di wilayah Lampung Selatan sebagai respons terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada Selasa (8/9/2026). Bantuan yang diberikan antara lain berupa masker, vitamin, dan obat-obatan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, penyaluran bantuan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun fasilitas layanan kesehatan di wilayah terdampak.

“BNI turut prihatin atas kondisi yang dihadapi masyarakat di sekitar wilayah terdampak aktivitas Gunung Anak Krakatau. Kami berupaya memberikan dukungan yang dibutuhkan, khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat selama kondisi tersebut berlangsung,” ujar Okki dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Bantuan BNI disalurkan kepada sejumlah penerima manfaat di Lampung Selatan, antara lain RSIA Hidayah Ibu di Kalianda, Puskesmas Rajabasa di Rajabasa serta warga Lingkungan 06 Way Urang di Way Urang.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu fasilitas kesehatan menjaga kesiapan pelayanan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan kesehatan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian.

BNI juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memantau perkembangan situasi dan mengidentifikasi kebutuhan lanjutan masyarakat di wilayah terdampak.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BNI kepada masyarakat. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat membantu kebutuhan warga sekaligus mendukung fasilitas layanan kesehatan agar tetap siap memberikan pelayanan,” kata Okki.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus menjalankan peran sosialnya dengan hadir di tengah masyarakat, termasuk saat terjadi kondisi darurat dan bencana. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-80 BNI, Swadharma Bhakti Nagara, untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan negara.

Semen Indonesia (SMGR) Lebur 7 Anak Usaha ke SID

0

Jakarta, 10 September 2026 – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG sedang melaksanakan pemangkasan anak atau streamlining.

Berdasarkan laporan keuangan interim semester I-2026 yang dirilis di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Kamis (10/9/2026), SIG akan melebur tujuh anak usahanya ke dalam PT Semen Indonesia Distributor (SID).

Berikut daftar tujuh anak usaha SIG yang akan dilebur ke SID:

  1. PT Semen Kupang Indonesia (SKI)
  2. PT Semen Indonesia International (SII)
  3. PT Bima Sepaja Abadi (BSA)
  4. PT Bima Sepaja Abadi Logistik (BSAL)
  5. PT Sepatim Batamtama (Sepatim)
  6. PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI)
  7. PT Sinergi Mitra Investama (SMI).

“Rencana penggabungan tersebut merupakan bagian dari penataan (streamlining) entitas dalam lingkungan Grup dan ditujukan untuk melakukan penataan dan penguatan portofolio usaha agregat dan beton yang terintegrasi,” tulis manajemen SIG.

Perusahaan memastikan merger itu tidak melahirkan keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi karyawan di perusahaan yang dilebur ke SID.

Karyawan yang terdampak akan dialihkan langsung ke SID, dan pengakuan masa kerja memperhatikan hak dan kewajiban karyawan.

Selain merger tujuh anak usaha itu, sebelumnya anak usaha SIG juga ada yang melakukan merger, yakni PT Semen Indonesia Beton (SIB), PT Solusi Bangun Beton (SBB), PT Readymix Concrete Indonesia (RCI) ke dalam PT Varia Usaha Beton (VUB). Merger itu telah ditanda tangani pada 21 Agustus 2026 lalu.

Masih dalam bagian streamlining, perusahaan sebelumnya juga melakukan likuidasi atau penutupan enam anak usaha yang sudah tak menjalankan kegiatan usaha. Berikut daftarnya

  1. PT Aroma Sejahtera Indonesia (ASI)
  2. PT Aroma Cipta Anugrahtama (ACA)
  3. PT Ciptanugrah Indonesia (CI)
  4. PT Energi Makmur Agung Sejahtera (EMAS)
  5. PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB)
  6. PT SBI Bangun Nusantara (SBN).

Keenam anak usaha SIG itu telah dilikuidasi secara bertahap, di mana EMAS berlaku seak 22 Mei 2026. Kemudian, ASI, ACA, CI, dan EMAS per 4 Juni 2026. SIIB pada 13 Juli 2026, dan SBN pada 30 Juli 2026.

Relawan Bakti BUMN 2026, Bangun Kemandirian Masyarakat Tidore Berbasis Potensi Lokal

0

Jakarta, 10 September 2026 – Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, memiliki beragam potensi yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakatnya. Mulai dari kekayaan rempah seperti pala dan cengkeh, aktivitas masyarakat pesisir, hingga kekayaan budaya dan lingkungan. Berbagai potensi tersebut menjadi modal penting yang dapat terus dikembangkan untuk memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Berangkat dari potensi tersebut, Program Relawan Bakti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hadir di Tidore dengan semangat mendorong masyarakat semakin berdaya melalui penguatan ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan. Menjadi penanggung jawab pelaksanaan program di Tidore, PLN mengusung tema “Energi Berkelanjutan untuk Tidore Berdaya”.

Melalui kolaborasi insan BUMN dan masyarakat, program ini diarahkan untuk mendukung pengembangan potensi lokal sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Sejumlah hasil nyata yang dihadirkan antara lain pemanfaatan 42 ton Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari PLTU Tidore menjadi paving block, penanaman pohon kaliandra di lahan seluas 9.000 meter persegi di kawasan PLTU Tidore, penguatan sarana pendidikan, pembinaan usaha masyarakat, dukungan air bersih, pengelolaan sampah, hingga pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.

Atas kontribusi tersebut, Sultan Tidore, H. Husain Alting Sjah, menyampaikan apresiasi kepada PLN, BUMN, dan para Relawan Bakti BUMN yang telah berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di Tidore.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BUMN, khususnya PLN serta para Relawan Bakti BUMN yang telah memilih Tidore sebagai tempat untuk berkontribusi. Kehadiran para relawan membawa energi positif bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi, khususnya generasi muda, untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sosial serta terus menumbuhkan semangat gotong royong di Tidore,” ujar Sultan Tidore.

Relawan Bakti BUMN Tidore mengumpulkan daun pohon kaliandra untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Dok: PLN

Sementara itu, Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata, menegaskan bahwa kehadiran insan BUMN di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian sekaligus memastikan keberadaan BUMN memberikan manfaat yang lebih luas.

“Melalui Relawan Bakti BUMN, para pegawai BUMN turun langsung, berinteraksi, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat. Kami berharap pengalaman ini semakin menumbuhkan kepedulian dan semangat gotong royong di lingkungan BUMN. Karena peran BUMN tidak hanya tentang bagaimana perusahaan tumbuh dan berkinerja, tetapi juga bagaimana kehadirannya mampu memberi manfaat dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Tedi Bharata.

Semangat tersebut diterjemahkan melalui berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Tidore. Sebagai penanggung jawab pelaksanaan program di Tidore, PLN membawa inisiatif yang bertumpu pada empat pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yaitu ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan. Keempat pilar tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus membangun kemandirian melalui potensi yang dimiliki daerah.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman, mengatakan pemberdayaan masyarakat menjadi upaya penting untuk memastikan kehadiran BUMN memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan sekaligus potensi masyarakat setempat.

“Pemberdayaan bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi bagaimana masyarakat dapat memiliki kapasitas dan kesempatan untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Karena itu, program yang kami hadirkan mencakup penguatan ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan. Melalui pendekatan tersebut, PLN ingin memastikan dukungan yang diberikan tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Nurlely.

Pemberdayaan ekonomi diwujudkan melalui pemanfaatan 42 ton FABA dari PLTU Tidore menjadi paving block yang kemudian digunakan untuk mendukung fasilitas masyarakat, antara lain halaman TK Rum Balibunga dan area bengkel mesin kapal. Upaya penguatan ekonomi masyarakat juga dilakukan melalui pembinaan bengkel mesin kapal milik koperasi unit desa serta pendampingan pengolahan produk turunan pala untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

Di bidang pendidikan, dukungan diarahkan pada peningkatan kualitas lingkungan belajar melalui renovasi halaman sekolah dengan pemanfaatan FABA, bantuan peralatan sekolah, serta renovasi atap ruang belajar siswi pesantren. Kegiatan pembelajaran interaktif, sesi berbagi dan motivasi bagi siswa, santriwati, serta orang tua turut dilakukan untuk memperkuat kapasitas generasi muda. Nilai sejarah dan budaya Tidore juga diperkenalkan melalui peremajaan Monumen Pengibaran Bendera Pertama dan penyediaan infografis sejarah.

Sementara itu, kepedulian terhadap lingkungan diperkuat melalui penanaman pohon kaliandra di lahan seluas 9.000 meter persegi di kawasan PLTU Tidore. Pohon tersebut dikembangkan sebagai sumber biomassa untuk mendukung ekosistem co-firing PLTU melalui proses pemanenan dan pencacahan. Masyarakat juga didorong untuk terlibat dalam pengelolaan lingkungan melalui pembentukan kelompok bank sampah, edukasi pemilahan sampah, serta dukungan sarana air bersih melalui sumur bor dan perbaikan saluran distribusi.

Dukungan terhadap kualitas hidup masyarakat juga mencakup pemeriksaan kesehatan gratis untuk membantu deteksi dini kondisi kesehatan, serta pemberian makanan tambahan, vitamin, dan makanan bergizi bagi masyarakat di wilayah Ring 1 PLTU Tidore.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Dony Noor Gustiarsyah, menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

“Tidore memiliki potensi yang kuat, baik dari masyarakat, sumber daya lokal, maupun kekayaan budaya dan lingkungannya. Peran kami adalah membantu membuka ruang agar potensi tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Karena itu, kami ingin setiap program yang dijalankan tidak berhenti pada kegiatan, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pemberdayaan yang terus tumbuh di masyarakat,” ujar Dony.

Melalui Relawan Bakti BUMN, kolaborasi antara insan BUMN dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada rangkaian kegiatan, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat. Di Tidore, semangat tersebut diwujudkan dengan mengembangkan potensi lokal sekaligus memperkuat aspek ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan agar manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.

Wondr by BNI Kantongi Transaksi Rp958 Triliun, Pengguna Capai 15,1 Juta

0

Jakarta, 9 September 2026 – Wondr by BNI mencatat nilai transaksi mencapai Rp958 triliun hingga semester I-2026, dengan jumlah pengguna mencapai 15,1 juta.

Nilai transaksi tersebut berasal dari 1,1 miliar transaksi yang dilakukan melalui platform digital PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial nasabah ritel.

Pertumbuhan penggunaan Wondr by BNI menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat ekosistem digital, baik untuk meningkatkan kemudahan layanan maupun membuka peluang pertumbuhan bisnis perseroan.

Direktur Finance & Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan, inovasi digital BNI terus dikembangkan untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah dan relevan sekaligus memperkuat ekosistem bisnis perseroan.

“Kami terus mengembangkan inovasi digital bukan hanya untuk menghadirkan layanan perbankan yang semakin mudah dan relevan, tetapi juga untuk memperkuat ekosistem bisnis BNI,” katanya dalam acara Public Expose BNI, Rabu (9/9/2026).

Paolo mengatakan penguatan layanan digital BNI tidak hanya menyasar segmen ritel melalui wondr by BNI. Pada segmen wholesale, BNI mengembangkan BNIdirect sebagai platform perbankan terintegrasi bagi nasabah korporasi.

Hingga semester I-2026, sambung Paolo, BNIdirect telah memiliki 279,7 ribu pengguna dan mencatat 789 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp6.039 triliun.

“Pertumbuhan transaksi di wondr by BNI dan BNIdirect menunjukkan bahwa platform digital semakin menjadi bagian penting dari aktivitas finansial nasabah, baik individu maupun korporasi. Hal ini sekaligus membuka ruang bagi BNI untuk memperluas engagement dengan nasabah dan menghadirkan lebih banyak solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Paolo.

Untuk menopang pertumbuhan aktivitas digital tersebut, BNI juga memperkuat infrastruktur dan jaringan transaksinya. BNI memiliki 13.386 ATM, lebih dari 229 ribu agen branchless banking, serta lebih dari 1,042 juta merchant dan QRIS per Semester I-2026.

Selain itu, BNI juga mengembangkan Open API ecosystem yang telah terhubung dengan lebih dari 2.000 partner melalui 283 layanan API. Konektivitas tersebut memungkinkan BNI memperluas titik interaksi dengan nasabah dan menghubungkan berbagai kebutuhan finansial dalam satu jaringan layanan.

Menurut Paolo, pengembangan kapabilitas digital juga menjadi bagian dari strategi BNI untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi perseroan.

“Ke depan, kami akan terus memastikan investasi dan inovasi digital memberikan dampak nyata terhadap bisnis, baik melalui peningkatan transaksi, efisiensi proses, maupun peluang cross-selling dan pengembangan ekosistem. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi enabler, tetapi menjadi bagian dari mesin pertumbuhan BNI,” tutur Paolo.

Sabet Gelar CSR Awards 2026, Ini Inovasi TJSL WSBP

0
  • WSBP berhasil mengintegrasikan prinsip TJSL ke dalam kegiatan perusahaan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.

JAKARTA — PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) kembali meraih apresiasi atas komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kali ini, Waskita Beton Precast menerima Impact Commitment Awards 2026 dalam ajang CSR Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Investortrust.id.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Waskita Beton Precast dalam mengintegrasikan prinsip tanggung jawab sosial dan lingkungan ke dalam kegiatan perusahaan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi Waskita Beton Precast untuk terus menjalankan program TJSL yang memberikan manfaat nyata dan relevan bagi masyarakat maupun lingkungan. Kami percaya bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari bagaimana perusahaan dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” ujar Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast, Fandy Dewanto.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program dalam WSBP Inspiring Kindness, yang mencakup bidang lingkungan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga inklusi.

WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability, program TJSL berkelanjutan utama Waskita Beton Precast yang mengintegrasikan kegiatan bisnis dengan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui program ini, setiap 10 batang Spun Pile Waskita Beton Precast yang dikirim ke proyek diikuti dengan penanaman satu pohon. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Waskita Beton Precast dalam mendukung pelestarian lingkungan dan reduksi emisi karbon, sekaligus mendorong kolaborasi bersama pelanggan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan.

WSBP turut hadir dalam aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dok: WSBP

Komitmen terhadap inklusi dan pemberdayaan perempuan diwujudkan melalui WSBP Inspiring Kindness: Girls on Site. Melalui program ini, perempuan, khususnya siswi sekolah kejuruan, memperoleh kesempatan untuk mengenal industri konstruksi dan manufaktur secara langsung melalui kunjungan ke Precast Plant WSBP. Selain memberikan pengalaman mengenai lingkungan kerja, program ini juga memperkenalkan berbagai peran dan peluang bagi perempuan di sektor konstruksi yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

Waskita Beton Precast juga turut hadir dalam aksi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Waskita Beton Precast menyalurkan bantuan berupa hygiene kit, baby kit, serta perlengkapan penunjang kebutuhan masyarakat untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Selain program tersebut, Waskita Beton Precast juga menjalankan berbagai kegiatan TJSL di bidang sosial, kesehatan, kemanusiaan, serta dukungan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Seluruh inisiatif tersebut merupakan bagian dari WSBP Inspiring Kindness yang terus dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan lingkungan.

“Ke depan, Waskita Beton Precast akan terus memperkuat pelaksanaan WSBP Inspiring Kindness dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, lingkungan, dan aspek keberlanjutan. Kami berharap berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang semakin luas dan menjadi bagian dari perjalanan Waskita Beton Precast untuk tumbuh bersama masyarakat,” tambah Fandy.

Melalui Impact Commitment Awards 2026, Waskita Beton Precast menegaskan komitmennya untuk menjalankan TJSL secara konsisten dengan tetap mengedepankan penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Bagi Waskita Beton Precast, keberlanjutan diwujudkan tidak hanya melalui upaya menjaga lingkungan, tetapi juga melalui pemberdayaan, peningkatan kapasitas, dan penciptaan kesempatan bagi masyarakat.

Aksi Srikandi Dekatkan Dunia Energi untuk Generasi Penerus Negeri

0
  • Srikandi Goes to School & Campus merupakan program yang menghadirkan berbagai kegiatan edukasi dan dukungan bagi sekolah maupun perguruan tinggi.

JAKARTA – PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan generasi muda. Hingga semester I 2026, melalui program Srikandi Goes to School & Campus, Srikandi PLN telah menjangkau 1.422 siswa dan mahasiswa serta melibatkan 202 guru dan dosen di 20 sekolah dan perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

Srikandi Goes to School & Campus merupakan program yang menghadirkan berbagai kegiatan edukasi dan dukungan bagi sekolah maupun perguruan tinggi. Mengangkat tema “Electricity for a Brighter Future”, program ini mengajak generasi muda mengenal perkembangan energi dan ketenagalistrikan sekaligus memperluas wawasan mengenai peluang di sektor tersebut.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan kehadiran Srikandi PLN di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan di sektor energi.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Karena itu, PLN hadir melalui para Srikandi untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan mengenai energi bersih, transisi energi, serta berbagai peluang di sektor ketenagalistrikan. Kami berharap program ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian, dan semangat generasi muda untuk menjadi bagian dari perjalanan transisi energi Indonesia,” ujar Darmawan.

Antusiasme mahasiswi dan dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, mengikuti edukasi pencegahan kekerasan seksual yang digelar Srikandi PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat melalui program Srikandi Goes to Campus.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman, mengatakan Srikandi Goes to School & Campus dirancang tidak hanya sebagai kegiatan edukasi, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat mendukung proses pembelajaran di satuan pendidikan.

Melalui program tersebut, peserta mendapatkan edukasi dan workshop mengenai energi hijau, mulai dari energi terbarukan, konversi kendaraan listrik, hingga waste to energy. Srikandi PLN juga memberikan pengenalan karier di sektor ketenagalistrikan untuk memperluas wawasan peserta mengenai pilihan dan peluang di dunia kerja.

Selain kegiatan edukasi, dukungan juga diberikan kepada satuan pendidikan melalui digitalisasi, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, hingga program sertifikasi. Ragam kegiatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah dan perguruan tinggi, seperti yang dilakukan di SDN Tegal Parang 03 Pagi, Jakarta Selatan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Nusa Tenggara Barat, dan Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

“Srikandi Goes to School & Campus merupakan wujud nyata kontribusi Srikandi PLN terhadap dunia pendidikan. Berbagai kegiatan dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar sekaligus meningkatkan kapasitas siswa, mahasiswa, dan satuan pendidikan, serta memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan mereka,” kata Nurlely.

Mahasiswi Jurusan Otomotif Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, mengikuti pelatihan dan praktik sistem kerja alat konversi kendaraan listrik portable.

Srikandi Goes to School & Campus merupakan salah satu program dalam Srikandi Movement, sebuah gerakan yang menjadi wadah bagi para Srikandi PLN untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus mengembangkan kapasitas dan kepemimpinan perempuan. Melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, Srikandi Movement juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Lebih lanjut Nurlely menjelaskan bahwa Srikandi Movement 2026 mencakup dua kelompok program. Pertama, pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan melalui sejumlah inisiatif, antara lain Srikandi Goes to School & Campus, Perempuan Tangguh Bencana, Srikandi Women Support Women, dan Srikandi Care. Kedua, Inspiring Srikandi yang berfokus pada peningkatan kompetensi para Srikandi PLN melalui berbagai kegiatan pengembangan wawasan, pengetahuan, dan kepemimpinan.

“Melalui Srikandi Movement, PLN berharap para penerima manfaat dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan turut menyebarluaskan pengetahuan dan informasi positif mengenai kelistrikan, energi bersih, serta transisi energi,” kata Nurlely.

 

TJSL BUMN, Kolaborasi Bersama untuk Banda Neira

0
  • Kolaborasi BUMN menghadirkan penanaman 500 bibit pala untuk 30 petani, pembangunan satu ruang belajar, dukungan pengelolaan sampah, serta pemeriksaan mata bagi 100 lansia di Banda Neira.

JAKARTA — PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Bank Mandiri Taspen, dan PT Pegadaian menghadirkan sejumlah program sosial dan lingkungan bagi masyarakat Banda Neira, Maluku Tengah, melalui kolaborasi BUMN yang diresmikan pada Jumat (4/9) lalu.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Triswahyu Herlina yang didampingi Vice President Treasury dan TJSL PELNI Sayyidah Sarah Ghaida serta Kepala Cabang PELNI Ambon Robbie Ahmansyah turut hadir dalam peresmian program yang menjadi bentuk nyata kolaborasi BUMN dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam rangkaian program tersebut, kolaborasi BUMN menghadirkan penanaman 500 bibit pala untuk 30 petani, pembangunan satu ruang belajar, dukungan pengelolaan sampah, serta pemeriksaan mata bagi 100 lansia di Banda Neira.

 

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Triswahyu Herlina atau akrab disapa Ina mengatakan kolaborasi antar-BUMN menjadi langkah penting untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya melalui program yang tidak hanya bersifat bantuan tetapi juga dapat memberikan dampak jangka panjang.

“Bagi PELNI, kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap program yang dijalankan bersama dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Banda Neira, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, lingkungan maupun sosial,” ujar Ina.

Ina menambahkan bahwa program-program tersebut sejalan dengan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PELNI yang diarahkan untuk memberikan manfaat berkelanjutan melalui pilar sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Penanaman bibit pala diharapkan dapat mendukung kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat potensi ekonomi masyarakat melalui pengembangan komoditas lokal. Sementara itu, pembangunan ruang belajar menjadi bagian dari upaya mendukung akses pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi muda. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 15 tentang Ekosistem Daratan.

Sebagai perusahaan yang memiliki kedekatan dengan wilayah pesisir dan laut, PELNI juga memandang pengelolaan lingkungan sebagai bagian penting dari keberlanjutan. Melalui dukungan pengelolaan sampah, program kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi dampak sampah terhadap ekosistem pesisir dan laut. Program tersebut sejalan dengan SDGs nomor 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDGs nomor 14 tentang Ekosistem Laut.

Di sisi sosial, pemeriksaan mata bagi 100 lansia menjadi bentuk kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakat. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat lanjut usia memperoleh pemeriksaan kesehatan mata secara lebih mudah dan mendukung peningkatan kualitas hidup penerima manfaat, sejalan dengan SDGs nomor 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang diberikan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Bibit pala dapat dirawat, ruang belajar dapat digunakan secara optimal, pengelolaan sampah dapat terus berjalan, dan layanan kesehatan dapat memberikan manfaat bagi para penerima,” tambah Ina.

Melalui kolaborasi tersebut, PELNI berharap sinergi antar-BUMN dapat terus diperkuat untuk menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.

Seluruh Program TJSL PELNI mengacu pada pilar SDG’s atau Sustainable Development Goals yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa dan telah diadopsi oleh BP BUMN ke dalam Program TJSL di seluruh perusahaan BUMN. Selain sosial, pilar TJSL PELNI disusun atas pilar ekonomi, lingkungan, dan tata kelola hukum.